Ratusan Penumpang Mentawai Fast Dievakuasi Ditsamapta Polda Sumbar Setelah Kapal Mati Mesin

Ratusan Penumpang Mentawai Fast Dievakuasi Ditsamapta Polda Sumbar Setelah Kapal Mati Mesin
Ratusan Penumpang Mentawai Fast Dievakuasi Ditsamapta Polda Sumbar Setelah Kapal Mati Mesin – Dok. Hms

Salingka Media – Evakuasi Mentawai Fast berlangsung setelah kapal cepat yang membawa ratusan penumpang dari Tua Pejat menuju Padang mengalami kendala mesin di kawasan pintu Muara Padang, Jumat (14/8/2026). Tim gabungan akhirnya berhasil membawa kapal merapat ke dermaga dan menyelamatkan seluruh 306 orang yang berada di dalam kapal.

Kapal Mentawai Fast Tersangkut di Pintu Muara Padang

Mentawai Fast berangkat dari Tua Pejat sekitar pukul 14.00 WIB. Kapal tersebut tiba di perairan pintu Muara Padang sekitar pukul 17.50 WIB. Namun, gelombang besar dan mesin yang mati membuat kapal tidak dapat melanjutkan pergerakan menuju dermaga.

Kondisi tersebut membuat petugas memprioritaskan keselamatan seluruh penumpang dan awak kapal. Setelah menerima laporan, jajaran Polda Sumbar langsung menggerakkan personel untuk membantu proses penyelamatan.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya mengatakan pihaknya langsung menginstruksikan jajaran terkait untuk bergerak cepat. Ia menekankan pentingnya keselamatan penumpang dan koordinasi antarinstansi selama proses penanganan.

“Kami memastikan bahwa seluruh langkah penyelamatan dilakukan dengan mengedepankan keamanan penumpang, serta memastikan koordinasi antar-instansi berjalan dengan efektif demi meminimalkan risiko di lapangan,” ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya.

Ratusan Penumpang Mentawai Fast Dievakuasi Ditsamapta Polda Sumbar Setelah Kapal Mati Mesin

Ditsamapta Kerahkan 50 Personel

Direktur Samapta Polda Sumbar AKBP Andre Anas, S.I.K., M.H., langsung memimpin pengerahan 50 personel Ditsamapta dalam operasi tersebut. Petugas tidak hanya mengamankan area dermaga, tetapi juga terlibat langsung dalam proses evakuasi kapal.

Baca Juga :  Harapan Babinsa Sikabaluan untuk Meningkatkan Keharmonisan Melalui Pendekatan Sosial

Personel Ditsamapta bersama tim gabungan menarik kapal secara manual dari titik evakuasi. Mereka mengupayakan kapal segera bergerak menuju posisi yang aman agar penumpang dapat turun dengan tertib.

Petugas juga mengatur area sekitar dermaga karena masyarakat memadati lokasi untuk melihat proses evakuasi. Ditsamapta menjaga zona steril agar tim penyelamat dapat bekerja tanpa gangguan.

AKBP Andre Anas mengatakan seluruh personel fokus menjaga keselamatan penumpang sekaligus memastikan kondisi di lokasi tetap terkendali hingga seluruh proses pendaratan selesai.

Ratusan Personel Gabungan Turun ke Lokasi

Proses evakuasi Mentawai Fast melibatkan sejumlah unsur dari berbagai instansi. Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo, S.I.K., M.H., dan Kalaksa BPBD Kota Padang Hendri Zulviton turut memantau penanganan di lapangan.

Tim gabungan juga melibatkan Brimob, Polairud, Basarnas, TNI, BPBD, PMI, serta masyarakat sekitar. Kolaborasi tersebut membantu petugas mengendalikan situasi dan mempercepat proses penanganan kapal.

Berikut rincian kekuatan yang terlibat:

  • Ditsamapta Polda Sumbar: 50 personel
  • Brimob: 50 personel
  • Kantor SAR Padang: 36 personel
  • Polairud: 20 personel
  • Korem/Kodim: 20 personel
  • Satrol: 15 personel
  • BPBD Kota Padang: 10 personel
  • PMI: 5 personel
  • Masyarakat sekitar: sekitar 100 orang

Kapal Berhasil Bersandar Pukul 20.54 WIB

Setelah tim gabungan menarik kapal menggunakan tali secara bersama-sama, Mentawai Fast akhirnya berhasil bergerak menuju dermaga. Kapal tersebut kemudian bersandar dengan aman pada pukul 20.54 WIB.

Baca Juga :  Wako Hendri Septa Dampingi Kunjungan Menteri Perhubungan ke Terminal Anak Aie

Data evakuasi mencatat sebanyak 306 jiwa berhasil diselamatkan. Rinciannya terdiri dari:

  • Warga Negara Indonesia (WNI): 158 orang
  • Warga Negara Asing (WNA): 136 orang
  • Anak Buah Kapal (ABK): 12 orang

Seluruh penumpang dan awak kapal tiba di dermaga dalam kondisi sehat dan selamat. Tim SAR Gabungan kemudian mengakhiri rangkaian penanganan melalui apel debriefing pada pukul 21.50 WIB.

Evakuasi Menjadi Bentuk Respons Cepat Petugas

Evakuasi Mentawai Fast menunjukkan pentingnya respons cepat dan koordinasi antarlembaga ketika kapal mengalami kendala di perairan. Kehadiran personel di lokasi membantu menjaga keselamatan penumpang sekaligus mengatur area dermaga yang ramai.

Penanganan tersebut juga memberikan rasa aman bagi penumpang dan masyarakat yang berada di sekitar Muara Padang. Tim gabungan memastikan seluruh proses berjalan hingga kapal berhasil bersandar dan seluruh penumpang meninggalkan kapal dengan selamat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *