Salingka Media – Kapolda Sumbar Irjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA menegaskan komitmen membangun birokrasi yang bersih dan berintegritas melalui pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Hogeng Polda Sumbar pada Selasa, 12 Mei 2026.
Kapolda Sumbar memimpin langsung kegiatan yang melibatkan berbagai unsur pemerintah, akademisi, pengawas eksternal, dan insan media. Hadir dalam acara tersebut Wakapolda Sumbar, para Pejabat Utama Polda Sumbar, perwakilan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sumatera Barat, Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Barat, Universitas Negeri Padang, Bappeda Provinsi Sumatera Barat, serta Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat.
Zona Integritas Bukan Sekadar Seremonial
Dalam sambutannya, Kapolda Sumbar menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas tidak hanya menjadi kegiatan simbolis. Menurutnya, seluruh jajaran Polri harus menjadikan program tersebut sebagai komitmen nyata untuk menghadirkan birokrasi yang bersih, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa program WBK dan WBBM mencerminkan tanggung jawab moral sekaligus komitmen institusi Polri kepada masyarakat Sumatera Barat dalam memberikan pelayanan yang semakin profesional.
Kapolda juga menjelaskan bahwa pembangunan Zona Integritas sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi dan Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 90 Tahun 2021 yang mendorong reformasi birokrasi di seluruh instansi pemerintah, termasuk Polri.
Lima Langkah Strategis Polda Sumbar
Untuk mewujudkan Zona Integritas, Kapolda Sumbar meminta seluruh personel menjalankan lima langkah strategis.
Langkah pertama, seluruh pimpinan dan anggota harus memperkuat komitmen bersama dengan menolak segala bentuk pungutan liar, gratifikasi, maupun penyalahgunaan wewenang.
Langkah kedua, Polda Sumbar harus terus memperbaiki tata kelola pelayanan publik, terutama pada layanan SKCK, SIM, SPKT, sidik jari, serta pengaduan masyarakat melalui sistem berbasis teknologi yang transparan, terukur, dan tanpa perantara.
Langkah ketiga, Kapolda meminta Irwasda dan Bidpropam memperkuat pengawasan internal melalui pengawasan melekat dan inspeksi mendadak secara berkala terhadap pelayanan maupun disiplin personel.
Langkah keempat, seluruh anggota Polri harus membangun budaya melayani dengan mengedepankan sikap humanis, etika, serta menjalankan prinsip melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat.
Kapolda menegaskan bahwa setiap anggota Polri harus mampu menjadi teladan di tengah masyarakat Sumatera Barat yang menjunjung tinggi nilai adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah.
Langkah kelima, Polda Sumbar akan memperkuat kolaborasi dengan tokoh adat, tokoh agama, akademisi, dan media sebagai pengawas eksternal untuk mendorong transparansi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Fokus Cegah Korupsi dan Tingkatkan Pelayanan
Kapolda menjelaskan bahwa program WBK berfokus pada upaya pencegahan korupsi, sedangkan WBBM menitikberatkan pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Kedua program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Karo Rena Ajak Seluruh Personel Perkuat Integritas
Kepala Biro Perencanaan (Karo Rena) Polda Sumbar, Kombes Pol. Deni Yushadi, menyebut pencanangan Zona Integritas menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh personel dalam membangun tata kelola organisasi yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel.
Ia berharap seluruh satuan kerja di lingkungan Polda Sumbar terus meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus membangun budaya kerja yang profesional dan berintegritas.
Kapolda Minta Setiap Satker Susun Rencana Aksi
Menutup arahannya, Kapolda Sumbar meminta seluruh kepala satuan kerja segera menyusun rencana aksi pembangunan Zona Integritas, menetapkan agen perubahan, serta melaksanakan survei kepuasan masyarakat secara rutin sebagai bagian dari evaluasi kinerja.
Kapolda mengajak seluruh jajaran Polda Sumbar bekerja dengan ikhlas, cerdas, dan tuntas agar institusi Polri semakin profesional serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Sumatera Barat.






