Pelajar Bawa Celurit Diduga Hendak Tawuran, Diamankan Timsus Bravo Polresta Padang

Pelajar Bawa Celurit Diduga Hendak Tawuran, Diamankan Timsus Bravo Polresta Padang
Pelajar Bawa Celurit Diduga Hendak Tawuran, Diamankan Timsus Bravo Polresta Padang – Dok. Hms

Salingka Media, Padang – Pelajar bawa celurit diamankan Timsus Bravo Polresta Padang saat kegiatan patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di kawasan Aia Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Jumat (11/9/2026). Pelajar tersebut diduga hendak terlibat tawuran.

Dalam penindakan tersebut, petugas turut mengamankan sepeda motor yang digunakan pelajar serta satu buah senjata tajam jenis celurit.

Kegiatan patroli dilakukan sebagai bagian dari KRYD yang menyasar sejumlah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Di antaranya tawuran remaja atau pelajar, balap liar, penggunaan knalpot brong, penyakit masyarakat hingga peredaran narkoba di wilayah hukum Polresta Padang.

Patroli Timsus Bravo dimulai sekitar pukul 11.00 WIB setelah personel memperoleh informasi adanya indikasi tawuran di kawasan Aia Pacah. Petugas kemudian bergerak melakukan pemantauan di sekitar SMPN 27 Padang dan Jalan By Pass Aia Pacah.

Sekitar pukul 13.15 WIB, personel mendapati enam sepeda motor yang diduga digunakan oleh kelompok pelaku tawuran bergerak dari arah Aia Pacah menuju Lubuk Begalung.

Baca Juga :  Suami di Padang Ditangkap Usai Diduga Paksa Istri Layani Pria Lain

Petugas kemudian melakukan pengejaran hingga para pengendara tersebut dapat diamankan di kawasan Simpang By Pass Ketaping.

Salah seorang pelajar yang diamankan berinisial GFP (17), warga Kecamatan Lubuk Kilangan. Dari pemeriksaan awal, petugas turut mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha NMAX warna hitam dengan nomor polisi BA 6560 AAF.

Selain kendaraan tersebut, petugas juga menemukan dan mengamankan satu buah celurit. Barang bukti tersebut selanjutnya dibawa bersama pelajar ke Mapolresta Padang untuk menjalani pemeriksaan dan proses lebih lanjut.

Pengamanan ini dilakukan setelah petugas mendapatkan informasi mengenai dugaan tawuran. Karena itu, status pelajar tersebut tetap perlu dilihat berdasarkan hasil pemeriksaan dan proses lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo menegaskan kegiatan KRYD akan terus dilakukan sebagai langkah preventif sekaligus penindakan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas, khususnya aksi tawuran yang melibatkan remaja dan pelajar.

Menurutnya, personel akan terus meningkatkan patroli dan merespons setiap informasi mengenai potensi tawuran maupun gangguan kamtibmas lainnya.

Baca Juga :  Modus Janji Kerja di BUMN, IRT Tipu Korban Rp11 Juta

Kapolresta Padang juga mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya agar tidak terlibat dalam aksi yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Pengamanan pelajar bawa celurit tersebut merupakan bagian dari kegiatan KRYD yang dilakukan Timsus Bravo Polresta Padang untuk mengantisipasi potensi tawuran dan gangguan keamanan lainnya.

Dalam kasus ini, petugas mengamankan seorang pelajar bersama sepeda motor dan satu buah celurit. Dugaan keterlibatan dalam rencana tawuran masih menjadi bagian dari pemeriksaan lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *