Bupati Pasbar Serahkan Bantuan Rp50 Juta untuk Masjid Ponpes Darul Yamani

Bupati Pasbar Serahkan Bantuan Rp50 Juta untuk Masjid Ponpes Darul Yamani
Bupati Pasbar Serahkan Bantuan Rp50 Juta untuk Masjid Ponpes Darul Yamani – Dok. Hms

Salingka Media – Bupati Pasaman Barat Yulianto bersama Wakil Bupati M. Ihpan menyerahkan Bantuan Rp50 Juta untuk Masjid Ponpes Darul Yamani dalam kegiatan Baralek Batagak Kudo-Kudo di Jorong Malasiro, Nagari Kapa, Kecamatan Luhak Nan Duo, Senin (10/8/2026).

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat memberikan bantuan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan Masjid Pondok Pesantren Darul Yamani Assyarif Putri Lubuak Gadang Kapa. Pemerintah daerah berharap keberadaan masjid dapat mendukung kegiatan ibadah sekaligus aktivitas pendidikan dan pembinaan para santri.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Pasaman Barat Dirwansyah, Pimpinan Perguruan Darul Yamani Buya Dr. H. Sirril Masri, Lc., MA., Almusnid, serta sejumlah tokoh masyarakat, alim ulama dan pemangku kepentingan lainnya.

Pesantren Berperan dalam Pembentukan Generasi Muda

Bupati Yulianto mengatakan pemerintah daerah memberikan perhatian kepada lembaga pendidikan keagamaan karena pesantren memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Pasaman Barat.

Menurut Yulianto, pesantren tidak hanya mengajarkan ilmu agama dan pendidikan umum. Lembaga tersebut juga membentuk karakter generasi muda agar memiliki moral, akhlak dan landasan agama yang kuat.

“Pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada seluruh pondok pesantren yang ada di Pasbar, khususnya Darul Yamani. Kami yakin para tokoh, alim ulama, para Buya dan keluarga besar pondok pesantren terus memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah,” ujar Yulianto.

Yulianto menyebut Ponpes Darul Yamani kini memiliki lebih dari 400 santri. Ia berharap perkembangan jumlah santri tersebut berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pendidikan sehingga para lulusan mampu mengambil peran dalam kepemimpinan di Pasaman Barat maupun tingkat nasional.

“Harapan kita, generasi yang lahir dari pondok pesantren ini menjadi pemimpin penerus bangsa yang memiliki dasar moral dan agama. Ilmu harus dibarengi dengan moral dan akhlak agar nantinya mampu menjadi pemimpin yang amanah,” katanya.

Pembangunan Masjid Dukung Aktivitas Santri

Yulianto menilai pembangunan masjid di lingkungan pesantren memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar menyediakan tempat ibadah. Masjid juga dapat menunjang kegiatan pendidikan, pembinaan keagamaan dan berbagai aktivitas santri.

Baca Juga :  Kalapas Terbuka Pasaman Hadiri Rapat Persiapan Peringatan HUT Ke-80 RI di Kabupaten Pasaman Barat

Karena itu, Bantuan Rp50 Juta untuk Masjid Ponpes Darul Yamani menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan sarana pendidikan keagamaan di Pasaman Barat.

Beberapa manfaat pembangunan masjid bagi lingkungan pesantren antara lain:

  • Menunjang kegiatan ibadah para santri.
  • Mendukung pembinaan keagamaan di lingkungan pesantren.
  • Menjadi bagian dari fasilitas pendidikan santri.
  • Mendukung aktivitas keagamaan masyarakat di sekitar pesantren.

Bupati Ajak Masyarakat Sukseskan Pilwana

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Yulianto juga mengajak masyarakat Pasaman Barat mendukung pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari atau Pilwana.

Yulianto menegaskan bahwa Pilwana berkaitan dengan kepentingan masyarakat dan peningkatan kualitas pelayanan pemerintahan di tingkat nagari. Ia berharap masyarakat ikut menjaga agar proses tersebut berjalan dengan baik.

“Kami mengajak dan mengimbau kita semua untuk mendukung Pilwana. Ini bukan persoalan politik, tetapi kepentingan masyarakat. Pelayanan oleh penjabat selama ini belum maksimal, sehingga kita berharap Pilwana dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Darul Yamani Berdiri Sejak 2009

Pimpinan Perguruan Darul Yamani Buya Dr. H. Sirril Masri menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah terhadap perkembangan lembaga pendidikan tersebut.

Ia menjelaskan, Perguruan Darul Yamani berdiri pada 2009 di Pisang Uban, Kenagarian Sasak. Hingga 2026, lembaga pendidikan itu memasuki usia 17 tahun dan terus berkembang, termasuk dari sisi jumlah santri serta kualitas pendidikan.

Darul Yamani juga mendorong para lulusannya melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Sejumlah negara yang menjadi tujuan pendidikan para lulusan antara lain Turki, Yaman dan Mesir.

“Alhamdulillah, perguruan ini sudah berkembang dan lumayan maju. Setiap tahun kami mengirimkan anak-anak untuk melanjutkan kuliah ke Turki, Yaman dan Mesir,” ungkap Buya Sirril.

Pesantren Siapkan Pengembangan Fasilitas

Seiring pertumbuhan jumlah santri laki-laki dan perempuan, pihak Perguruan Darul Yamani berencana memisahkan fasilitas pendidikan dan asrama berdasarkan jenis kelamin.

Buya Sirril berharap pemerintah daerah, DPRD, tokoh masyarakat, alim ulama dan berbagai pihak terus memberikan dukungan terhadap pengembangan Ponpes Darul Yamani. Ia menilai pembangunan masjid menjadi bagian penting untuk memperkuat pendidikan dan pembinaan keagamaan para santri.

Baca Juga :  Banjir Rendam Lahan Petani Air Bangis Pasbar, Pemkab Lakukan Mediasi dan Tinjau Lapangan

Ia juga mengajak masyarakat dan seluruh pihak bergotong royong mendukung pembangunan masjid agar fasilitas tersebut segera dapat digunakan untuk kegiatan ibadah, pendidikan dan pembinaan santri.

Konteks dan Dampak bagi Masyarakat

Dukungan pemerintah terhadap pembangunan Masjid Ponpes Darul Yamani dapat membantu pesantren menambah fasilitas yang menunjang kegiatan pendidikan dan keagamaan. Kehadiran fasilitas tersebut juga dapat memberikan ruang yang lebih memadai bagi santri dalam menjalankan aktivitas ibadah dan pembinaan.

Dengan jumlah santri yang sudah mencapai lebih dari 400 orang serta program pendidikan yang mendorong lulusan melanjutkan studi ke luar negeri, pengembangan fasilitas pesantren menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas pendidikan Darul Yamani.

Informasi Praktis

  • Nama lembaga: Ponpes Darul Yamani Assyarif Putri Lubuak Gadang Kapa
  • Lokasi: Jorong Malasiro, Nagari Kapa, Kecamatan Luhak Nan Duo, Pasaman Barat
  • Kegiatan: Baralek Batagak Kudo-Kudo pembangunan masjid
  • Tanggal kegiatan: Senin, 10 Agustus 2026
  • Bantuan pemerintah daerah: Rp50 juta
  • Jumlah santri: Lebih dari 400 orang

Pembangunan Masjid Ponpes Darul Yamani menjadi bagian dari pengembangan fasilitas pendidikan dan keagamaan di lingkungan pesantren. Pemerintah daerah, pengelola pesantren dan masyarakat berharap pembangunan tersebut dapat segera rampung dan memberikan manfaat bagi para santri serta lingkungan sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *