News  

Sejak Tahun 2016, Penyelamatan Buaya yang Terjerat Ban Sepeda Motor di Kota Palu

Sejak Tahun 2016, Penyelamatan Buaya yang Terjerat Ban Sepeda Motor di Kota Palu
Buaya yang terjerat ban – foto oleh Josua Marunduh (@josua_marunduh)

Salingkamedia, Sulawesi Tengah – Perjalanan panjang upaya penyelamatan buaya yang terjerat ban sepeda motor di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, berakhir klimaks pada Senin (7/2/2022) pukul 18.30 WITA.

Tili (35 Tahun) salah seorang warga yang prihatin akan nasib “buaya berkalung ban”. Selama tiga minggu, Tili melakukan pengamatan dan berusaha menangkap buaya itu.

Ia membuat jerat dari peralatan sederhana seperti tali dan bambu, serta umpan berupa ayam hidup. Jerat itu dipasang di bawah Jembatan 2 Palu yang berlokasi di Jalan I Gusti Ngurarai, Kota Palu.

foto oleh Josua Marunduh (@josua_marunduh)

Pada Senin malam, buaya itu akhirnya berhasil ditangkap. Buaya ini memiliki panjang kurang lebih 6 meter dengan diameter badan kurang lebih 70 sentimeter.

Baca Juga :  Polsek Tanjung Mutiara Amankan Enam Ekor Buaya yang Ditangkap Warga

Tili yang dibantu warga setempat kemudian mengevakuasinya ke tepian sungai. Ban motor yang menjerat leher buaya itu lalu dilepas dengan cara dipotong.

foto oleh Josua Marunduh (@josua_marunduh)

Kini, berakhir sudah kisah nestapa “buaya berkalung ban”. Buaya itu dilepaskan kembali ke Sungai Palu sebagai habitat alaminya dengan bantuan Petugas Pemadam Kebakaran Kota Palu.

Sebagai informasi, kehadiran buaya berkalung ban ini awalnya diketahui pada 2016 silam. Berbagai upaya dilakukan oleh Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sulawesi Tengah bersama para pemerhati satwa dan lingkungan, baik dari dalam maupun luar negeri.

Sejak Tahun 2016, Penyelamatan Buaya yang Terjerat Ban Sepeda Motor di Kota Palu 4
foto oleh Josua Marunduh (@josua_marunduh)

Namun, usaha tersebut tidak kunjung berhasil karena terkendala habitatnya yang luas dan kelincahan dari jenis reptil yang memiliki nama ilmiah Crocodylidae ini.

Baca Juga :  Mari Tumbuhkan Minat Baca Anak Sedari Dini, Ny. Genny Hendri Septa mengunjungi PAUD Holistik Integratif (HI) Melati Pepaya

contributor @josua_marunduh

Tinggalkan Balasan