Agam, News  

RADAR EMU di Kototabang Agam SUMBAR

RADAR EMU di Kototabang Agam SUMBAR
Foto: RADAR EMU di Kototabang Agam SUMBAR

Salingkamedia.com, Agam – RADAR EMU di Kototabang Agam SUMBAR. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Research Institute for Sustainable Humanosphere (RISH) Universitas Kyoto di Jepang berencana memasang Equatorial Middle and Upper Atmosphere (EMU) Radar di Kototabang, Agam, Sumatera Barat.

BRIN dan RISH berencana memasang EMU Radar yang bertujuan untuk mempelajari dan menangkap aliran energi dan material yang terjadi di semua rentang ketinggian atmosfer khatulistiwa atau dikenal sebagai air mancur khatulistiwa,” kata Pelaksana tugas Kepala Kantor Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer Didi Satiadi.

Radar EMU merupakan radar atmosfer khatulistiwa yang lebih canggih dari Radar Atmosfer Khatulistiwa atau Equatorial Atmosphere Radar (Radar EA) yang sudah dibangun dan beroperasi sejak 2001 di wilayah yang sama.
Radar EMU akan dipasang berdekatan dengan Radar EA yang telah dibangun RISH Universitas Kyoto di Observatorium Atmosfer Khatulistiwa di Kototabang.

Pengoperasian Radar EA didasarkan pada nota kesepahaman antara RISH dan Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa BRIN, yang sebelumnya bernama Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

Pada kesempatan itu, Vice Director RISH Universitas Kyoto Yamamoto Mamoru mengatakan pihaknya ingin meneliti airmancur khatulistiwa (equatorial fountain).

Saat ini, RISH sedang mempromosikan proyek penelitian besar, yakni study of the coupling processes in the solar-terrestrial system.

Salah satu proses dominan energi matahari adalah radiasi matahari yang maksimum di daerah khatulistiwa. Oleh karena itu, RISH akan mempelajari respons terhadap input energi matahari di magnetosfer, ionosfer, atmosfer tengah, dan troposfer.

Kami ingin melakukan studi terhadap atmosfer khatulistiwa dengan menggunakan instrumen yang jauh lebih baik. Karenanya, kami mengajukan Equatorial MU Radar,” tutur Yamamoto.

Baca Juga :  Mantan pasukan kamikaze menceritakan Pengalaman

Tinggalkan Balasan