Bupati Yulianto Tinjau Jalan Wonosari – Mandiangin Pasaman Barat, Proyek Rp12,8 Miliar Ditargetkan Rampung November

Bupati Yulianto Tinjau Jalan Wonosari – Mandiangin Pasaman Barat, Proyek Rp12,8 Miliar Ditargetkan Rampung November – Dok. Hms

Salingka Media – Bupati Pasaman Barat Yulianto meninjau pembangunan Jalan Wonosari-Mandiangin Lubuk Puta, Kecamatan Kinali, Minggu (1/11/2026). Proyek infrastruktur senilai Rp12,8 miliar yang menggunakan anggaran APBD Kabupaten Pasaman Barat itu menunjukkan progres pekerjaan yang berjalan baik.

Pembangunan jalan tersebut menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah karena menyangkut kebutuhan mobilitas masyarakat, terutama warga Nagari Bancah Kariang hingga Mandiangin.

Dalam kunjungan tersebut, Yulianto melihat langsung perkembangan pekerjaan sekaligus memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana. Ia juga menyampaikan harapan agar proyek tersebut segera selesai sehingga masyarakat bisa menikmati akses jalan yang lebih baik.

Pemkab Pasaman Barat Anggarkan Rp12,8 Miliar

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat mengalokasikan anggaran sebesar Rp12.808.163.639 untuk membangun ruas Jalan Wonosari-Mandiangin.

Proyek ini memiliki panjang sekitar 5,3 kilometer dengan lebar badan jalan 3,5 meter. Selain itu, kontraktor juga membangun bahu jalan selebar 0,75 meter pada masing-masing sisi kiri dan kanan.

Sesuai kontrak, pekerjaan berlangsung selama 130 hari kalender, mulai 24 Agustus hingga Desember 2026.

Yulianto menyampaikan rasa syukur karena pekerjaan pembangunan jalan tersebut menunjukkan perkembangan yang baik. Ia menilai akses ini sangat penting untuk menunjang kebutuhan masyarakat sehari-hari.

“Alhamdulillah, dari Nagari Bancah Kariang sampai dengan Mandiangin progresnya berjalan baik. Ini merupakan akses yang sangat dibutuhkan masyarakat. Karena itu, infrastruktur jalan ini menjadi salah satu yang kita prioritaskan untuk dibangun,” ujar Yulianto.

Baca Juga :  Peduli Anak Yatim, Ketua PMI Pasbar Risnawanto Salurkan Bantuan Relawan Untuk Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Yulianto Minta Masyarakat Ikut Menjaga Jalan

Selain memperhatikan progres pembangunan, Bupati Pasaman Barat juga mengajak masyarakat menjaga infrastruktur tersebut setelah pekerjaan selesai.

Ia mengingatkan warga agar menggunakan jalan sesuai kapasitasnya. Salah satu hal yang perlu mendapat perhatian ialah batas tonase kendaraan agar beban kendaraan tidak melampaui kemampuan jalan.

Menurut Yulianto, masyarakat memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga kualitas jalan agar manfaat pembangunan dapat bertahan dalam jangka panjang.

“Jalan ini harus kita jaga bersama. Penggunaan kendaraan, termasuk tonasenya, harus disesuaikan dengan kekuatan jalan. Sebab, yang akan memanfaatkan infrastruktur ini adalah kita sendiri, masyarakat kita. Dengan selesainya pembangunan jalan ini, kita berharap roda perekonomian masyarakat semakin meningkat,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan pemerintah daerah, camat, dan tokoh masyarakat dalam mengawasi serta memelihara infrastruktur tersebut.

Target Penyelesaian Lebih Cepat dari Kontrak

Berdasarkan perkembangan pekerjaan di lapangan, Yulianto optimistis kontraktor dapat menyelesaikan pembangunan Jalan Wonosari-Mandiangin lebih cepat dari jadwal kontrak.

Meski kontrak pekerjaan berlangsung hingga Desember 2026, ia memperkirakan pembangunan dapat rampung pada November 2026.

“Alhamdulillah, meskipun saya bukan ahlinya, melihat progres pekerjaan saat ini, mudah-mudahan November sudah selesai,” ungkapnya.

Baca Juga :  Jaksa penuntut umum, Tuntut Bos Tambang Emas di Pasaman Barat tiga tahun Penjara

Pembangunan Jalan Wonosari-Mandiangin merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat meningkatkan kualitas infrastruktur dan aksesibilitas masyarakat di Kecamatan Kinali.

Ruas jalan yang menghubungkan kawasan Nagari Bancah Kariang hingga Mandiangin ini memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas warga dan aktivitas perekonomian setempat.

Melalui pembangunan sepanjang 5,3 kilometer tersebut, pemerintah daerah berharap masyarakat memperoleh akses transportasi yang lebih baik. Pemerintah juga mengharapkan keberadaan jalan ini dapat mendukung kelancaran kegiatan ekonomi warga.

Dalam peninjauan itu, Yulianto turut didampingi Kepala Dinas PUPR Bambang Sumarsono, Plt. Staf Ahli Bidang Keagamaan dan Kesra Getri Ardenis, Anggota DPRD Pasaman Barat Eko Supriyono, Camat Kinali Jon Helmat Joni, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *