
Salingka Media, Pasaman Barat – Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik., M.H., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar gerakan penanaman pohon untuk mendukung program Green Policing Polda Sumbar. Kegiatan tersebut berlangsung di Jorong Padang Tujuh, Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, Kamis (29/10/2026).
Aksi penghijauan ini sekaligus mendukung revitalisasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Hutan Kota di Kabupaten Pasaman Barat. Melalui kegiatan tersebut, Polres Pasaman Barat mendorong kepedulian berbagai pihak terhadap kelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekosistem.
Forkopimda Pasaman Barat Perkuat Sinergi Lingkungan
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB itu menghadirkan sejumlah pejabat daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah.
Bupati Pasaman Barat H. Yulianto, S.H., M.M., turut menghadiri kegiatan tersebut bersama Ketua Pengadilan Negeri Pasaman Barat Agus Safuan Amijaya, Kajari Pasaman Barat Tjut Zelvira Nofani, Pabung Kodim 0305/Pasaman Mayor Abdul Kadir, serta Sekda Kabupaten Pasaman Barat drh. Doddy San Ismail.
Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, doa bersama, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta sambutan Bupati Pasaman Barat.
Kehadiran unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, dan instansi terkait memperkuat koordinasi dalam mendukung pelestarian lingkungan di wilayah Pasaman Barat.
Kapolres Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan
Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto menegaskan bahwa program Green Policing menjadi salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap kelestarian alam. Program ini juga sejalan dengan upaya mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Pasaman Barat.
“Pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan penanaman pohon ini, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap alam sebagai investasi bagi generasi yang akan datang,” ujar Kapolres Pasaman Barat.
Menurut tujuan kegiatan tersebut, gerakan penanaman pohon tidak hanya mendukung penghijauan, tetapi juga mengajak masyarakat memahami pentingnya menjaga keseimbangan alam dan ekosistem.
Penanaman pohon juga menjadi salah satu langkah untuk mengurangi risiko bencana alam, seperti banjir, tanah longsor, serta degradasi lahan.
Penanaman Pohon Jadi Komitmen Bersama
Sebagai tanda dimulainya gerakan penghijauan, Kapolres bersama Bupati, unsur Forkopimda, dan para undangan turun langsung menanam pohon di lokasi kegiatan.
Aksi bersama tersebut menunjukkan komitmen lintas instansi dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan.
Melalui Green Policing Pasaman Barat, Polres berharap masyarakat tidak hanya ikut menanam pohon, tetapi juga aktif merawat dan menjaga tanaman tersebut agar tumbuh dengan baik.
Upaya penghijauan secara berkelanjutan dapat membantu menjaga keseimbangan ekosistem, memperbaiki kualitas lingkungan, serta mengurangi dampak perubahan iklim dan potensi bencana alam.
Polres Pasaman Barat Perluas Program Green Policing
Polres Pasaman Barat juga berencana memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, sektor pendidikan, dan berbagai kelompok masyarakat untuk memperluas gerakan penghijauan di seluruh wilayah Kabupaten Pasaman Barat.
Selain memperluas kegiatan penanaman, Polres juga menyiapkan pemantauan dan evaluasi secara berkala dengan melibatkan komunitas masyarakat.
Langkah tersebut bertujuan memastikan program Green Policing berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan lancar. Para peserta juga menunjukkan semangat kebersamaan dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Pasaman Barat yang hijau, asri, dan berkelanjutan.





