
Salingka Media – Seorang mahasiswi bernama Manda (19) terjepit di sela-sela tiang penyangga pondok di depan rumah kosnya di Jalan Flores Nomor 17, Kelurahan Ulak Karang Utara, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu (28/10/2026) malam. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang akhirnya menolong korban setelah ia terjebak selama sekitar dua jam dan mulai kelelahan.
Kepala Dinas Damkar Kota Padang, Budi Payan, menjelaskan bahwa insiden mahasiswi terjepit tiang pondok itu bermula saat Manda hendak duduk di pondok yang berada di depan tempat tinggalnya. Namun, kaki korban masuk ke sela-sela tiang penyangga hingga membuatnya kesulitan melepaskan diri.
“Peristiwa itu bermula ketika Manda hendak duduk di pondok yang berada di depan tempat tinggalnya. Namun, tanpa sengaja, kaki korban masuk ke sela-sela tiang penyangga pondok tersebut. Saat berusaha mengeluarkan tubuhnya, Manda justru tersangkut dan tidak dapat melepaskan diri,” kata Kepala Dinas (Kadis) Damkar Kota Padang, Budi Payan.
Saksi Meminta Bantuan Setelah Korban Mulai Lemas
Manda kesulitan bergerak karena tubuhnya tersangkut di antara tiang penyangga pondok. Setelah menunggu sekitar dua jam dan melihat kondisi korban mulai melemah, seorang saksi bernama Hajila (19) menghubungi Damkar Kota Padang untuk meminta pertolongan.
Budi Payan menjelaskan bahwa petugas menerima laporan pada pukul 21.45 WIB. Tim penyelamat kemudian bergerak menuju lokasi dua menit setelah menerima laporan tersebut.
“Laporan mengenai insiden itu diterima petugas pada pukul 21.45 WIB. Berselang dua menit, tepatnya pukul 21.47 WIB, unit Damkar diberangkatkan menuju lokasi kejadian,” katanya.
Petugas menangani proses evakuasi hingga pukul 22.41 WIB. Dengan demikian, tim menyelesaikan penanganan di lokasi sekitar 44 menit setelah keberangkatan armada dari markas.
Damkar Kerahkan 15 Personel untuk Evakuasi
Untuk menangani kejadian mahasiswi terjepit tiang pondok tersebut, Damkar Kota Padang mengerahkan satu unit armada penyelamatan (rescue) dan satu armada komando. Sebanyak 15 personel turut membantu proses penanganan di lokasi.
Budi Payan menyebut kondisi korban mulai melemah setelah terlalu lama terjebak di antara tiang pondok.
“Saat kejadian, kondisinya dilaporkan lemas setelah terjebak cukup lama di sela-sela tiang pondok,” ucap Budi.
Setelah petugas berhasil membebaskan Manda, tim Damkar membawanya ke Klinik Pratama Dahlia di Jalan S. Parman, Kecamatan Padang Utara, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Damkar Padang Siapkan Layanan Darurat 112
Damkar Kota Padang mengimbau masyarakat agar segera menghubungi layanan darurat ketika menghadapi kejadian yang membutuhkan pertolongan petugas.
Masyarakat dapat mengakses Call Center Padang Sigap melalui nomor 112. Selain itu, warga juga bisa menghubungi Damkar Kota Padang melalui nomor telepon (0751) 28558 atau nomor seluler 0811-6606-113.
Masyarakat dapat mendatangi Markas Komando Damkar Kota Padang di Jalan Rasuna Said Nomor 56, Kota Padang, untuk keperluan layanan terkait.
Warga juga bisa mengikuti informasi kegiatan Damkar melalui akun Instagram, TikTok, dan Facebook @padangfirefighter, serta kanal YouTube dengan nama pengguna @padangfirefigter.





