Tenda Keluarga Korban Gempa Pasaman Barat Didesain Khusus Mensos Risma

Tenda Keluarga Didesain Khusus Mensos Risma
Tenda Keluarga Didesain Khusus Mensos Risma

Salingka Media, Pasbar – Tenda Keluarga Didesain Khusus Mensos Risma, Beri Banyak Manfaat untuk Penyintas Gempa Sumbar.

Kepada para penyintas gempa bumi di Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat, Kementerian Sosial memberikan penanganan menggunakan pola pendekatan keluarga.

Keluarga menjadi fokus agar mereka memiliki kemandirian menghadapi kodisi pascabencana dan mengantisipasi bencana berikutnya yang mungkin datang.

Bentuk penanganan dengan pendekatan keluarga dilakukan dengan mendistribusikan tenda keluarga.

Dalam kunjungannya ke lokasi terdampak gempa (25/02), Mensos Tri Rismaharini menyatakan, didistribusikan untuk masing-masing keluarga yang kondisi rumahnya sudah rawan.

“Itu nanti keluargalah yang masang titiknya dimana. Kita serahkan keputusan itu pada setiap KK,” kata Mensos saat meninjau lokasi terdampak gempa bumi di Pasaman Barat.

Baca Juga :  Pemerintah Indonesia Luncurkan Satelit Nano April 2022 Di Jepang

Di sini, Mensos mengajak warga bersama-sama mendirikan tenda tersebut,tak disangka masyarakat tampak antusias.

Di Jorong Siparayo, Nagari Malampah, Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman, misalnya, setelah barang tiba di lokasi, warga bahu membahu mendirikan tenda di area yang mereka tentukan sendiri di sekitar rumah-rumah mereka yang rusak.

Menurut salah satu warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Pasaman, Jaenuddin, hal ini merupakan kali pertama ia memasang sendiri tenda kecil keluarga dengan teknik pemasangan khusus.

“Belum pernah pasang tenda begini. Baru pertama. Tapi senang, kami dapat untuk masing-masing keluarga,” ungkapnya.

Tenda ini merupakan tenda berukuran 4×4 yang didesain langsung Mensos Tri Rismaharini untuk kelompok keluarga.

Baca Juga :  kalapas Kelas III Talu Donni Isa Darmawan beserta Pejabat Struktural Ikuti Simposium Nasional Secara Virtual

Tenda yang memiliki kapasitas terbatas 4 sampai 5 orang ini diharapkan dapat menghindari penyebaran Covid-19.

Pelaksana tugas Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA), Iyan Kusmadiana menambahkan, penempatan tenda keluarga di depan rumah-rumah warga dimaksudkan agar mereka tidak resah.

Selain memutus mata rantai penyebaran Covid-19, ada banyak manfaat dari pendirian tenda keluarga.

“Warga tidak harus mengungsi jauh dari rumah mereka, memudahkan mereka memantau keadaan (harta benda) dan komunikasi dengan warga sekitar, jadi meski mengungsi, mereka masih tetap merasa nyaman,” kata Iyan.

Dengan tenda ini, lanjutnya, masing-masing keluarga juga lebih terjaga privasinya.

Tenda ini juga dilengkapi dengan fasilitas pendukung, seperti matras gulung, kasur, selimut dan lampu tenda.

Baca Juga :  Eksebisi, PBSI Kota Padang Dengan PBSI Muaro Bungo Di Hall Atlanta

Hingga saat ini, sebanyak 364 unit telah berdiri di depan atau sekitar rumah-rumah warga di Nagari Kajai, Pasaman Barat.

Sementara, di Nagari Malampah, Kabupaten Pasaman, setidaknya, 15 unit telah ditempati warga, dan 30 lainnya masih dalam proses pemasangan di halaman Kantor Kecamatan Tigo Nagari.

handro

Tinggalkan Balasan