
Padang, Salingka Media – Jum’at 12 Juni 2026 Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Masjid Al Hijriyah Siteba, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, pada pelaksanaan Khatam Al-Qur’an ke-45 Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Masjid Al Hijriyah Siteba Tahun Pelajaran 2025/2026. Kegiatan yang menjadi agenda tahunan tersebut berlangsung meriah dengan dihadiri para santri, orang tua, tokoh masyarakat, alim ulama, serta masyarakat sekitar.
Khatam Al-Qur’an merupakan salah satu tradisi pendidikan Islam yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Minangkabau. Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan para santri dalam menyelesaikan pembelajaran membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter generasi muda.
Dengan mengusung tema “Melalui Khatam Al-Qur’an Kita Ciptakan Generasi Muda Islam yang Bertaqwa dan Berakhlakul Karimah”, acara ini menjadi wujud komitmen MDTA Masjid Al Hijriyah Siteba dalam membina anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki keimanan dan akhlak yang mulia.
Ketua panitia dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberhasilan para peserta khatam merupakan hasil dari kerja sama yang baik antara guru, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung pendidikan agama bagi anak-anak.
“Khatam Al-Qur’an bukanlah akhir dari proses belajar. Justru ini menjadi awal bagi anak-anak untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an, memahami maknanya, serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Prosesi khatam diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh para peserta secara bergantian. Dengan suara yang lantang dan tartil, para santri menunjukkan kemampuan yang telah mereka pelajari selama menempuh pendidikan di MDTA. Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari para tamu undangan dan orang tua yang hadir.
Momen haru tampak ketika para orang tua menyaksikan putra-putri mereka tampil membaca Al-Qur’an di hadapan masyarakat. Banyak di antara mereka yang mengaku bangga melihat hasil perjuangan anak-anak yang selama bertahun-tahun belajar mengaji di madrasah.
Menurut para pendidik, di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi yang mempengaruhi kehidupan generasi muda, pendidikan Al-Qur’an memiliki peran yang sangat penting sebagai benteng moral dan spiritual. Al-Qur’an menjadi pedoman hidup yang mampu membentuk pribadi yang berintegritas, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
MDTA Masjid Al Hijriyah Siteba selama ini dikenal aktif dalam membina pendidikan keagamaan anak-anak di lingkungan sekitar. Selain mengajarkan kemampuan membaca Al-Qur’an, lembaga tersebut juga memberikan pembelajaran akidah, ibadah, akhlak, dan berbagai nilai keislaman yang menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat.
Tokoh masyarakat yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik yang telah mengabdikan waktu dan tenaga dalam membimbing para santri. Menurutnya, keberadaan MDTA memiliki peran strategis dalam membentuk generasi penerus bangsa yang berlandaskan nilai-nilai agama.
“Kita berharap anak-anak yang hari ini mengikuti khatam Al-Qur’an dapat menjadi generasi yang mampu menjaga dirinya dari pengaruh negatif zaman serta menjadi teladan di tengah masyarakat,” katanya.

Selain prosesi khatam, kegiatan juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan bernuansa Islami yang menampilkan bakat dan kreativitas para santri. Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan agama dapat berjalan seiring dengan pengembangan potensi diri anak-anak.
Khatam Al-Qur’an ke-45 ini menjadi bukti bahwa semangat masyarakat dalam menjaga tradisi pendidikan Islam masih sangat kuat. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan mampu terus meningkatkan kualitas pendidikan Al-Qur’an sehingga lahir generasi muda yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Melalui kegiatan ini, MDTA Masjid Al Hijriyah Siteba berharap dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi Qurani yang bertakwa kepada Allah SWT, berakhlakul karimah, cinta ilmu pengetahuan, serta siap menjadi penerus pembangunan bangsa dan agama di masa depan.






