
Padang, Salingka Media – Rangkaian kegiatan Khatam Al-Qur’an ke-45 MDTA Masjid Al Hijriyah Siteba, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Tahun Pelajaran 2025/2026, berlanjut dengan pelaksanaan pawai ta’aruf yang mengelilingi sejumlah ruas jalan di Kelurahan Nanggalo, Ahad (14/6/2026).
Pawai yang diikuti para santri dan santriwati peserta khatam tersebut berlangsung meriah dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Dengan mengenakan pakaian muslim dan busana adat bernuansa Islami, para peserta berjalan beriringan sambil membawa berbagai atribut yang menambah semarak suasana.
Kegiatan pawai menjadi salah satu rangkaian penutup setelah sebelumnya digelar prosesi khatam Al-Qur’an di Masjid Al Hijriyah Siteba. Dalam acara tersebut, para santri menampilkan kemampuan membaca Al-Qur’an yang telah mereka pelajari selama menempuh pendidikan di MDTA.
Kemeriahan semakin terasa karena pada waktu yang sama sejumlah Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) lainnya di kawasan Surau Gadang juga menggelar kegiatan khatam Al-Qur’an. Pertemuan beberapa rombongan pawai dari berbagai lembaga pendidikan Islam tersebut menjadikan suasana Kecamatan Nanggalo dipenuhi nuansa religius dan syiar Islam yang kuat.
Warga yang berada di sepanjang rute pawai tampak antusias menyaksikan iring-iringan para santri. Tidak sedikit masyarakat yang mengabadikan momen tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap generasi muda yang berhasil menyelesaikan pembelajaran membaca Al-Qur’an.
Pada kegiatan khatam yang berlangsung di Masjid Al Hijriyah Siteba, para peserta khatam duduk bersama di hadapan para guru, orang tua, dan tamu undangan dalam suasana penuh khidmat. Dekorasi panggung bernuansa Islami yang menghiasi bagian depan masjid semakin menambah kekhidmatan acara.
Panitia pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan khatam Al-Qur’an bukan sekadar seremoni kelulusan santri, melainkan momentum untuk menanamkan kecintaan kepada Al-Qur’an sejak usia dini. Tema yang diusung tahun ini menegaskan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam membentuk generasi muda Islam yang berakhlak mulia dan berkepribadian Qur’ani.
“Khatam Al-Qur’an adalah awal perjalanan untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an. Harapannya, anak-anak tidak berhenti membaca setelah khatam, tetapi terus mempelajari, memahami, dan mengamalkan isi kandungannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar salah seorang panitia.
Keberhasilan penyelenggaraan Khatam Al-Qur’an ke-45 MDTA Masjid Al Hijriyah Siteba juga tidak terlepas dari dukungan para orang tua, pengurus masjid, tokoh masyarakat, dan para guru yang selama ini membimbing para santri. Kebersamaan tersebut menjadi bukti nyata komitmen masyarakat dalam menjaga dan mengembangkan pendidikan keagamaan di tengah perkembangan zaman.
Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan khatam dan pawai, masyarakat berharap semangat mencintai Al-Qur’an terus tumbuh di kalangan generasi muda sehingga lahir generasi Qur’ani yang mampu menjadi penerus bangsa dan agama di masa mendatang.







