Padang  

Penjual Buah Meninggal di Toilet Masjid Nurul Yaqin Padang, Polisi Ungkap Kronologinya

Penjual Buah Meninggal di Toilet Masjid Nurul Yaqin Padang, Polisi Ungkap Kronologinya
Penjual Buah Meninggal di Toilet Masjid Nurul Yaqin Padang, Polisi Ungkap Kronologinya – Dok. Foto Via wartaminangnews

Salingka Media, Padang – Penjual Buah Meninggal menjadi peristiwa yang menggegerkan warga Kelurahan Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Seorang pria berusia 58 tahun ditemukan tidak bernyawa di toilet Masjid Nurul Yaqin pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 00.23 WIB.

Kasi Humas Polresta Padang, Ipda Wadhi Nofianto, S.H., membenarkan informasi tersebut. Ia mengatakan petugas menerima laporan pada dini hari dan langsung mengerahkan personel menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.

Korban diketahui bernama Bastianto (58), yang akrab disapa Anto. Selama ini, korban bekerja sebagai penjual buah dan tinggal di kawasan Sekuliek, Koto Panjang, Ikua Koto, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

Peristiwa Penjual Buah Meninggal pertama kali diketahui oleh Zaipuldi (45), seorang pedagang yang tinggal di Surau Gadang, Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto, Kecamatan Koto Tangah. Saat berada di area Masjid Nurul Yaqin, ia melihat sepasang sandal masih berada di tempat parkir masjid sehingga merasa curiga.

Baca Juga :  Sudah dibongkar dibangun lagi, Lapak PKL Kawasan Khatib Sulaiman Kota Padang dibongkar Kembali

Zaipuldi kemudian memeriksa keadaan di sekitar masjid hingga mendatangi toilet. Ia menemukan pintu toilet terkunci dari dalam dan tidak mendapat jawaban ketika memanggil orang yang berada di dalam.

Karena rasa penasaran, saksi mencari sebuah bangku agar dapat melihat kondisi di balik pintu toilet. Dari bagian atas pintu, ia melihat seorang pria tergeletak di lantai dan tidak menunjukkan tanda-tanda bergerak. Setelah itu, ia segera memberitahukan temuan tersebut kepada warga sekitar.

Warga kemudian menghubungi pihak kepolisian. Tidak lama kemudian, personel piket SPKT, Reskrim, Lalu Lintas, Bhabinkamtibmas, serta Tim Identifikasi Polresta Padang tiba di lokasi untuk menangani kejadian.

Perwira Pengawas Pamapta I Polresta Padang, Ipda Ghifari Iman Sanika, S.Tr.I.K., memimpin penanganan di tempat kejadian perkara. Petugas melakukan pengecekan lokasi sekaligus berkoordinasi dengan keluarga korban.

Baca Juga :  Spanduk dan Iklan yang Tidak Sesuai Aturan Perwako di Copot Satpol PP Padang

Saat polisi tiba, pihak keluarga telah lebih dahulu mengevakuasi jenazah. Selanjutnya, petugas mendata kejadian serta meminta keterangan dari sejumlah saksi guna melengkapi laporan kepolisian.

Selain Zaipuldi, polisi juga meminta keterangan dari Restunaldi (49), warga Simpang Tabing, RT 001 RW 004, Kelurahan Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangah, yang mengetahui peristiwa tersebut.

Dalam proses penanganan, keluarga korban menyampaikan bahwa mereka menerima Penjual Buah Meninggal itu sebagai musibah. Keluarga juga menyatakan tidak bersedia menjalani visum luar maupun visum dalam terhadap jenazah dan memperkuat keputusan tersebut melalui surat pernyataan yang mereka tandatangani.

Polresta Padang menyatakan petugas menangani peristiwa itu sesuai prosedur. Hingga laporan dibuat, pihak keluarga tidak mengajukan keberatan, sementara kepolisian belum menyampaikan penyebab pasti meninggalnya korban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *