Deskripsi Gambar

Polda Sumbar dan MUI Perkuat Sinergitas untuk Tingkatkan Penanganan Perkara Keagamaan

Polda Sumbar dan MUI Perkuat Sinergitas untuk Tingkatkan Penanganan Perkara Keagamaan
Polda Sumbar dan MUI Perkuat Sinergitas untuk Tingkatkan Penanganan Perkara Keagamaan – Dok. Hms

Salingka Media, Padang – Polda Sumbar dan MUI terus memperkuat kerja sama dalam penanganan perkara keagamaan melalui implementasi nota kesepahaman (MoU) antara Polri dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Komitmen tersebut mengemuka saat Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Solihin menerima kunjungan delegasi MUI Pusat dan MUI Sumbar di ruang tamu utama Mapolda Sumbar, Jumat (10/7/2026).

Pertemuan tersebut menjadi tindak lanjut dari MoU yang telah disepakati antara Polri dan MUI Pusat. Selain membahas implementasi kerja sama, kedua pihak juga menyelaraskan sejumlah program yang berkaitan dengan agenda Musyawarah Daerah (Musda) MUI Sumbar yang akan datang.

Dalam sambutannya, Brigjen Pol Solihin menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian dan tokoh agama memiliki peran penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan MUI dalam mendukung proses penegakan hukum, khususnya pada perkara yang berkaitan dengan isu keagamaan.

Baca Juga :  Demo Mahasiswa dan Warga Sipil Kepung Mapolda Sumbar, Desak Kapolda Tuntaskan Tiga Masalah Genting

Menurutnya, penanganan perkara keagamaan memerlukan pandangan yang objektif dan memiliki dasar keilmuan yang kuat. Karena itu, Polda Sumbar siap memperluas implementasi kerja sama tersebut hingga ke seluruh jajaran Polres, terutama dalam penyediaan saksi ahli yang memiliki kompetensi sesuai bidangnya.

Dalam pertemuan itu, Polda Sumbar dan MUI juga membahas pentingnya sertifikasi serta pelatihan bagi ulama yang akan bertugas sebagai saksi ahli. MUI menilai para ulama perlu menguasai hukum Islam sekaligus memahami hukum positif yang berlaku di Indonesia sehingga keterangan yang mereka berikan memiliki kekuatan hukum yang dapat dipertanggungjawabkan.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis untuk mencegah munculnya persoalan yang berpotensi menimbulkan gesekan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Kepolisian Riau Berempati, Kapolda Minta Jajaran Prioritaskan Humanisme Pasca Insiden Tewasnya Driver Ojol di Jakarta

Ia menjelaskan, Polda Sumbar terus membuka ruang komunikasi dengan MUI sebagai mitra strategis dalam menjaga keharmonisan kehidupan beragama. Melalui pelatihan dan standarisasi saksi ahli, kepolisian berharap setiap penanganan perkara keagamaan berlangsung secara transparan, akuntabel, serta memberikan kepastian hukum yang berkeadilan.

Delegasi yang menghadiri pertemuan itu berasal dari jajaran MUI Pusat dan MUI Sumbar. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Sekretaris Jenderal MUI Pusat Dr. Muhammad Isan Tanjung, Ketua Umum MUI Sumbar Buya Dr. Zulmaidi, serta sejumlah pengurus dari Komisi Hukum, Komisi Fatwa, dan Bidang Dakwah.

Melalui pertemuan ini, Polda Sumbar dan MUI berharap kemitraan yang telah terjalin semakin kuat sehingga setiap persoalan yang berkaitan dengan kehidupan keagamaan di Sumatera Barat dapat diselesaikan secara bijaksana, objektif, dan tetap mengacu pada ketentuan hukum yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *