Nagari Paninjauan Dilanda Banjir Bandang, Keindahan Alam Yang Berubah Menjadi Luka

Lebih dari 60 jiwa warga terdampak dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Nagari Paninjauan Dilanda Banjir Bandang: Keindahan Alam yang Berubah Menjadi Luka(photo:ilustrasi banjir)
Nagari Paninjauan Dilanda Banjir Bandang, Keindahan Alam yang Berubah Menjadi Luka(photo:ilustrasi banjir)

Salingka Media, Tanah DatarNagari Paninjauan di Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, tak luput dari terjangan banjir bandang yang melanda sebagian besar wilayah Tanah Datar.

Laporan awal dari Walinagari Paninjauan, Afrizal, M.Pd., mengabarkan kerusakan parah pada berbagai fasilitas umum dan rumah-rumah warga.

“Hujan lebat sejak sore hari menjadi biang keladi,” ungkap sang Walinagari.

Baca juga : Banjir Bandang dan Longsor Terjang Agam, Jalur Padang-Bukittinggi Terputus.

Data sementara dari pendataan pemerintah Nagari Paninjauan menunjukkan beberapa kerusakan dan kerugian, belum ada laporan korban jiwa.

Lebih dari 60 jiwa warga terdampak dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Banjir bandang ini melanda merata di empat Jorong di Paninjauan. Berikut daftar kerusakan dan kerugiannya:

Baca Juga :  Perhatian Khusus Rumah Sakit Aisyiyah Pariaman Tangani Kesehatan Pengungsi Gempa Pasaman Barat

Jorong Tigo Suku:

  • Jembatan Berok putus, ruas jalan pasar Rabaa Batu Banyak hingga Sikaladi terputus
  • 12 rumah warga rusak akibat luapan Sungai Batu Banyak (42 jiwa)
  • Jembatan Batu Banyak rusak berat
  • Jembatan Arau Ateh runtuh
  • Jembatan Pincuran Dalam runtuh

Jorong Balai Satu:

  • Jembatan Arau Katiagan putus, ruas jalan Balai Satu-Katiagan Andaleh terputus
  • Banda Bulakan Gadang runtuh
  • Jembatan Adaleh (ruas jalan Balai Satu-Andaleh) putus total

Jorong Tabu Baraie:

  • 4 rumah warga rusak berat, 17 jiwa diungsikan

Jorong Hilie Balai:

  • Jembatan Panca runtuh
  • 2 rumah rusak berat, 8 jiwa diungsikan
  • Jembatan Taweh runtuh, jalur Paninjauan-Kota Padang Panjang putus total

Banjir bandang di Nagari Paninjauan ini menjadi ujian berat bagi masyarakat.

Baca Juga :  Mensos Risma Tinjau Pengungsian di Tanah Datar dan Minta Relokasi Posko untuk Keselamatan

Di tengah rasa duka dan kehilangan, semangat gotong royong dan kepedulian antar sesama warga menjadi sumber kekuatan untuk bangkit kembali.

Bantuan dari berbagai pihak mulai berdatangan, meringankan beban para korban.

Mari kita doakan bersama agar masyarakat Nagari Paninjauan dapat segera pulih dari bencana ini dan membangun kembali kehidupan mereka dengan penuh semangat dan keteguhan.

Tinggalkan Balasan