News  

Modul Rusia Meninggalkan Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS)

Modul Rusia Meninggalkan Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS)
Modul Rusia Meninggalkan Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS)

Salingka Media, News – Modul Rusia Meninggalkan Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Badan Antariksa Rusia Roscosmos telah merilis video 47 detik yang merekam Modul Rusia meninggalkan Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Melalui video tersebut, Roscosmos seolah ingin menceritakan akibat serius jika Rusia benar-benar pergi.

Dalam video tersebut, kosmonot Rusia mengunci palka dan mengarahkan  menjauh dari tiang terbang.

Untuk diketahui, Modul Rusia ini menyediakan kemampuan shelter dan pengisian bahan bakar untuk ISS.

Sistem pendukung kehidupan di bekerja sama dengan sistem Modul AS di laboratorium bernama Destiny, yang juga digunakan oleh astronot Jepang dan Eropa.

Modul Rusia juga bertindak sebagai penarik luar angkasa untuk semua pos terdepan dan memiliki kemampuan untuk menjauhkan ISS dari ancaman dampak sampah luar angkasa.

Baca Juga :  Bus AKAP Tabrak Separator Busway di Plumpang, Netizen: Kirain Transjakarta Lagi

Fakta ini membuatnya dijuluki Zvezda menjadi bagian penting dari pos terdepan ISS secara keseluruhan.

Bisa dibayangkan bagaimana nasib ISS tanpa Modul Zvezda, yang merupakan bagian penting dari rumah kosmonot/astronot di luar angkasa.

Saat ini di ISS ada tujuh orang, yaitu Anton Shkaplerov dan Pyotr Dubrov (kosmonot Rusia), Mark Vande Hei, Raja Chari, Thomas Marshburn, Kayla Barron (astronot AS), dan Matthias Maurer (astronot Eropa).

Gertakan Rusia tersebut merupakan buah dari ketegangan Rusia dengan sejumlah negara Barat yang dipimpin oleh Amerika Serikat, yang menjatuhkan sanksi terkait memerangi Ukraina.

Baca juga : Warga Negara Indonesia Terkenal Rajin Nonton Video Streaming Peringkat 1 Dunia

Baca juga : Menteri Agama Salurkan Bantuan Rp2,35 Miliar Untuk Masyarakat Terdampak Gempa Pasaman Barat

Baca Juga :  Santri Di Salah Satu Pondok Pesantren Padang Panjang Jadi Korban Kekerasan

Sumber :

Military Cirsle
Airspace Review
Rangga Baswara Sawiyya

( India Today ), Minggu (6/3).

Tinggalkan Balasan