Layanan Kesehatan PMI Berlanjut di Kampung Betung-Mudiak Simpang

Layanan Kesehatan PMI Berlanjut di Kampung Betung-Mudiak Simpang

Salingka Media, Pasaman Barat – Layanan Kesehatan PMI Berlanjut di Kampung Betung-Mudiak Simpang. Giat Kemanusiaan yang dilancarkan tim gabungan Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Sumatera Barat, terus berlangsung hingga hari ini, Minggu (27/02), di kawasan permukiman terdampak bencana gempa di Kabupaten Pasaman Barat.

Salah satunya, layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga terdampak bencana di Kenagarian Kajai, Kecamatan Talamau yang terdampak paling parah pada peristiwa yang terjadi pada Jum’at (25/02) pagi.

Koordinator kegiatan layanan kesehatan, Defirman Grakakar, mengatakan, pada hari kedua pelaksanaan layanan pemeriksaan gratis tersebut, pihaknya mengarahkan armada berupa dua unit Ambulance milik PMI Tanah Datar dan PMI Pasbar, lengkap dengan fasilitas tim medis dan obat-obatan ke wilayah permukiman terdampak di Timbo Abu, Kampung Betung hingga Mudik Simpang.

Baca Juga :  Pergantian Kapolres Pasaman Barat dari AKBP M. Aries Purwanto kepada AKBP Agung Basuki

“Hari ini tim berhasil melayani sedikitnya 40 warga dengan keluhan ringan seperti hari sebelumnya, ” jelas ia.

Ia mengatakan, kegiatan tersebut akan terus digencarkan karena salah satu dampak trauma pasca bencana adalah menurunnya daya tahan tubuh yang bisa saja dipicu tekanan psikis pasca gempa serta harus menjalani hari-hari di lokasi pengungsian.

Layanan Kesehatan PMI Berlanjut di Kampung Betung-Mudiak Simpang

Disinggung tentang upaya yang telah dilakukan oleh lembaga kemanusiaan itu, koordinator pengungsian PMI Pasbar, Robi Surya Utama, mengatakan pihaknya sudah melakukan pemasangan tenda keluarga sekitar 15 unit.

“Tenda-tenda tersebut tersebar di empat titik lokasi pengungsian yakni, Titik Pengungsian Kampung Tongah Jorong Pasa Lamo, Lapangan Bola Limpato dan Simpang Timbo abu, ” ulasnya.

Baca Juga :  Masyarakat Sigantang Pasbar Laporkan ke Polisi Adanya Penutupan Akses Jalan Umum

Terkait kondisi masyarakat terdampak di pengungsian, beberapa kebutuhan harian masih kurang seperti perlengkapan ibu dan anak, selimut serta tenda.

“Upaya penanganan warga terdampak terus digencarkan dan saat ini sejumlah kelompok relawan berbagai elemen juga sudah terlihat bergabung memberikan bantuan bagi masyarakat di pengungsian, ” tutupnya.

Sebelumnya, Tim gabungan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumatera Barat, menggelar layanan cek kesehatan gratis bagi warga terdampak bencana gempa di Kabupaten Pasaman Barat, Sabtu (26/02).

Koordinator kegiatan layanan kesehatan, Defirman Grakakar, disela-sela kegiatan itu mengatakan langkah tersebut dilaksanakan guna lebih mendekatkan pelayanan bagi masyarakat terdampak bencana.

“Hari ini tim gabungan dari relawan PMI Sumatera Barat, PMI Tanah Datar dan PMI Pasaman Barat, berhasil memeriksa sedikitnya 43 warga di beberapa titik pengungsian yang ada, ” ungkapnya. *

Tinggalkan Balasan