Dinas Kehutanan Berpartisipasi Diacara Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS)

Dinas Kehutanan Berpartisipasi Diacara Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS)
Dinas Kehutanan Berpartisipasi Diacara Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS)

Salingka Media, Sawahlunto – Dinas Kehutanan ikut berpartisipasi dalam rangkaian Acara Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke 41 Tingkat Kota Sawahlunto yang bertempat di Gedung PT Bukit Asam Kota Sawahlunto. Selasa, 26 Oktober 2021.

Acara dibuka secara resmi oleh Bapak Walikota Sawahlunto didampingi oleh Bapak Wakil Walikota Sawahlunto serta juga diikuti oleh Forkopinda Kota Sawahlunto.

Salah satu rangkaian acara ini berupa Festival Lebah Madu Tingkat Provinsi Sumatera Barat. Festival tersebut diikuti oleh 25 kelompok yang berasal dari seluruh Sumatera Barat seperti Mentawai, Sijunjung, Tanah Datar, Pasaman, Padang, Solok, Sawahlunto dan beberapa daerah lain.

Dalam festival tersebut diberikan challenge kepada peserta pada 2 kategori yaitu Lomba Madu dan Lomba Stup Hias/Topping. Tampak hasil kreativitas packaging produk Madu dan Stup Hias dari seluruh peserta begitu beragam dan menarik.

Ada berupa miniatur Jam Gadang, Istana Pagaruyung, Rumah Adat Sikirei, Kapal, Rangkiang dan miniatur lain yang cukup beragam. Selain tekun dan sabar dalam memelihara Galo Galo, para peserta juga memiliki ide ide kreatif dalam menyajikan packaging dan topping yang inovatif.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus mendorong upaya pemanfaatan kawasan hutan serta meningkatkan pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan hutan melalui program kegiatan yang lebih diorientasikan pada Hasil Hutan Bukan Kayu seperti Budidaya Lebah Madu.

Langkah langkah sosialisasi dan pendampingan terus menerus dilakukan agar pemahaman masyarakat lebih komprehensif tentang hutan dan pemanfaatannya secara benar dan bijak.

Beberapa program kegiatan tersebut berupa penyediaan Stup Lebah Madu sebanyak 15.000 stup sampai dengan 2026 dan diharapkan dukungan tersebut dapat meningkatkan pendapatan petani hutan dan menjadikan Lebah Madu ini sebagai salah satu mata pencaharian bagi petani disekitar kawasan hutan.

Acara diakhiri dengan kunjungan Walikota dan rombongan ke stand Festival Lebah Madu didampingi oleh Kepala Dinas Kehutanan @yozarwardi serta Kepala KPHL Bukit Barisan @kusworomulyono. Setelah melihat beberapa produk Lebah Galo Galo, acara dilanjutkan dengan panen madu dan minum Madu Galo Galo yang lebih dikenal dengan istilah GEMMA.
Hms

Read the full article

Baca Juga :  PERKEMBANGAN SASTRA LISAN MINANGKABAU

Tinggalkan Balasan