Polda Sumbar Tanam 1.156 Pohon Saat Hardiknas 2026 Wujudkan Kampus Hijau dan Lingkungan Lestari

Polda Sumbar Tanam 1.156 Pohon Saat Hardiknas 2026 Wujudkan Kampus Hijau dan Lingkungan Lestari

Salingka Media – Polda Sumbar tanam 1.156 pohon secara serentak di seluruh wilayah Sumatera Barat dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026. Kegiatan tersebut melibatkan Polda Sumbar bersama 19 Polres jajaran sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan sekaligus investasi bagi generasi mendatang.

Penanaman pohon berlangsung di berbagai daerah di Sumatera Barat. Salah satu lokasi utama berada di kawasan Kampus UIN Imam Bonjol (IB) Sungai Bangek, Kota Padang. Di lokasi itu, Kabiro SDM Polda Sumbar Kombes Pol Anissullah M. Ridha memimpin langsung kegiatan penanaman bersama civitas akademika.

Kampus Menjadi Lokasi Edukasi Pelestarian Lingkungan

Kombes Pol Anissullah M. Ridha menjelaskan bahwa pihaknya memilih lingkungan kampus sebagai salah satu lokasi penanaman karena pendidikan dan pelestarian alam memiliki hubungan yang saling mendukung.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memperingati Hardiknas, tetapi juga menyampaikan pesan kepada masyarakat bahwa menjaga lingkungan harus menjadi bagian dari dunia pendidikan.

Baca Juga :  Mobil Patwal Polda Sumbar Ringsek Saat Kawal Ambulans! Tabrakan Beruntun di Solok

“Kami melaksanakan penanaman salah satunya di Kampus UIN IB Sungai Bangek ini untuk memberikan pesan edukatif. Dunia pendidikan dan kelestarian alam harus berjalan beriringan. Kami menanam pohon produktif seperti durian dan alpukat agar nantinya lingkungan kampus semakin asri dan hasilnya bisa bermanfaat,” ujar Kombes Pol Anissullah.

Mayoritas Pohon Bernilai Produktif

Dalam kegiatan Polda Sumbar tanam 1.156 pohon, mayoritas bibit yang ditanam merupakan tanaman produktif yang memiliki manfaat ekonomi maupun lingkungan.

Jenis pohon yang paling banyak ditanam meliputi:

  • Durian sebanyak 229 pohon.
  • Alpukat sebanyak 211 pohon.
  • Matoa sebanyak 119 pohon.

Selain itu, Polda Sumbar juga menanam berbagai jenis tanaman lain seperti Mahoni sebanyak 68 pohon, Jengkol 62 pohon, Manggis 43 pohon, Katapang 40 pohon, Petai 33 pohon, Cemara Laut 25 pohon, serta tanaman Pucuk Merah dan Gaharu untuk menjaga keanekaragaman hayati.

Polresta Padang Menjadi Penyumbang Terbanyak

Seluruh jajaran kepolisian di Sumatera Barat ikut berpartisipasi dalam aksi penghijauan tersebut. Polresta Padang mencatat jumlah penanaman terbanyak dengan 325 pohon.

Baca Juga :  WNA Asal Brazil Ditangkap di Mentawai Terkait Paket Ganja dalam Kotak Kurma

Posisi berikutnya ditempati Polres Solok Kota yang menanam 175 pohon.

Sementara itu, jumlah penanaman di wilayah lain meliputi:

Wilayah Pesisir dan Kepulauan

  • Polres Pesisir Selatan: 80 pohon.
  • Polres Kepulauan Mentawai: 20 pohon.
  • Polres Pariaman: 10 pohon.

Wilayah Pegunungan dan Daratan

  • Polres Padang Panjang: 80 pohon.
  • Polres Payakumbuh: 67 pohon.
  • Polres Lima Puluh Kota: 60 pohon.
  • Polres Pasaman: 52 pohon.
  • Polres Padang Pariaman: 51 pohon.
  • Polres Agam: 45 pohon.

Wilayah Lainnya

  • Polres Solok Selatan: 44 pohon.
  • Polres Pasaman Barat: 40 pohon.
  • Polresta Bukittinggi: 20 pohon.
  • Polres Tanah Datar: 15 pohon.
  • Polres Dharmasraya: 14 pohon.
  • Polres Sijunjung: 5 pohon.
  • Polres Sawahlunto: 3 pohon.

Dukung Ketahanan Pangan dan Mitigasi Perubahan Iklim

Melalui kegiatan Polda Sumbar tanam 1.156 pohon, kepolisian berharap aksi penghijauan ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan. Penanaman pohon tersebut diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan, menjaga kelestarian lingkungan, serta membantu upaya mitigasi perubahan iklim di Sumatera Barat.

Baca Juga :  Polda Sumbar Apresiasi Atlet Berprestasi Internasional Kapolda Targetkan Sumbar Masuk 5 Besar PON 2028

Dengan melibatkan seluruh jajaran kepolisian dan berbagai unsur masyarakat, Polda Sumbar ingin mendorong tumbuhnya kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab semua pihak demi keberlanjutan kehidupan pada masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *