Laporan Palsu Polisi Bikin Geger Pria di Jakarta Barat Diduga Rekayasa Perampokan Demi Hindari Cicilan Laptop

Laporan Palsu Polisi Bikin Geger Pria di Jakarta Barat Diduga Rekayasa Perampokan Demi Hindari Cicilan Laptop
Laporan Palsu Polisi Bikin Geger Pria di Jakarta Barat Diduga Rekayasa Perampokan Demi Hindari Cicilan Laptop – Dok. Hms

Salingka Media – Kasus laporan palsu polisi terungkap di Jakarta Barat setelah seorang pria berinisial A diduga merekayasa aksi perampokan demi menghindari kewajiban membayar cicilan laptop senilai Rp27 juta. Polisi memastikan cerita yang disampaikan pelapor tidak sesuai dengan hasil penyelidikan.

Kepala Unit Brigade Mobil Kepolisian Metro Sub-regional Jakarta Barat, Inspektur Polisi Senior George Ruben, menjelaskan bahwa pria tersebut awalnya melapor sebagai korban perampokan saat membawa sebuah laptop di kawasan Cengkareng. Namun, tim penyidik menemukan sejumlah kejanggalan hingga akhirnya memastikan peristiwa tersebut tidak pernah terjadi.

George mengatakan pelapor mengarang seluruh cerita yang disampaikan kepada polisi. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pria itu sengaja membuat laporan palsu polisi agar memiliki dokumen pendukung untuk mengajukan klaim kepada perusahaan pembiayaan tempat ia membeli laptop secara kredit.

Baca Juga :  20 Pelaku Perjudian Kartu Remi Diringkus, Resahkan Warga Hingga Dini Hari

Menurut George, pelapor berharap perusahaan pembiayaan menghentikan kewajiban pembayaran cicilan setelah menerima laporan kehilangan akibat dugaan tindak kriminal. Motif itulah yang mendorongnya menyusun skenario perampokan.

Polisi mengungkap bahwa laptop tersebut dibeli melalui fasilitas kredit dengan masa angsuran selama 24 bulan. Setiap bulan pelapor memiliki kewajiban membayar cicilan sebesar Rp1,2 juta. Hingga penyelidikan berlangsung, ia baru menyelesaikan lima kali pembayaran.

Tidak hanya menyampaikan cerita palsu, pelapor juga berusaha memperkuat keterangannya dengan menunjukkan luka di tubuhnya. Awalnya, ia mengaku mengalami luka akibat aksi perampokan yang dilaporkannya.

Namun, hasil penyelidikan mengungkap fakta berbeda. Polisi menemukan bahwa pria tersebut melukai lengan kirinya sendiri menggunakan gunting di kamar mandi rumahnya di kawasan Kalideres, Jakarta Barat. Ia melakukan tindakan itu agar penyidik percaya bahwa dirinya benar-benar menjadi korban kejahatan.

Baca Juga :  PT Pertamina Menciptakan Produk BBM Yang Diklaim Memiliki Kualitas Tinggi

George menegaskan bahwa seluruh rangkaian kejadian tersebut merupakan bagian dari upaya pelapor untuk meyakinkan polisi sekaligus mendukung alasan pengajuan kepada perusahaan pembiayaan.

Dalam pemeriksaan awal, pelapor juga mengakui sempat mencari informasi melalui teknologi kecerdasan buatan (AI) mengenai cara menghindari pembayaran pinjaman sebelum akhirnya menjalankan skenario tersebut.

Saat ini, penyidik masih mendalami laporan palsu polisi tersebut untuk menentukan langkah hukum berikutnya. Polisi juga terus mengumpulkan seluruh fakta dan keterangan yang berkaitan dengan perkara itu sebelum menyampaikan perkembangan resmi kepada publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *