
Padang, Salingka Media – Wakapolda Sumbar ajak masyarakat berantas peredaran narkoba melalui kerja sama seluruh elemen masyarakat. Polda Sumatera Barat menilai peredaran gelap narkotika saat ini semakin meluas dan telah masuk ke berbagai lapisan kehidupan, sehingga upaya pencegahan dan penindakan tidak dapat hanya mengandalkan aparat kepolisian.
Ajakan tersebut disampaikan Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol Solihin, saat menghadiri kegiatan press release capaian kinerja Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumbar di Lantai 4 Mapolda Sumbar pada Selasa pagi, 30 Juni 2026.
Dalam keterangannya, Brigjen Pol Solihin menegaskan bahwa ancaman narkoba telah berkembang menjadi persoalan bersama. Karena itu, polisi membutuhkan dukungan dan kepedulian dari seluruh komponen masyarakat agar peredaran narkotika dapat diputus hingga ke akar-akarnya.
Menurutnya, fenomena penyalahgunaan narkoba kini tidak lagi terbatas pada kelompok tertentu. Peredarannya telah menyentuh berbagai sektor kehidupan masyarakat. Kondisi tersebut membuat beban tugas kepolisian dalam memberantas narkoba semakin besar dan memerlukan sinergi yang kuat dengan berbagai pihak.
Wakapolda Sumbar ajak masyarakat berantas peredaran narkoba dengan melibatkan unsur masyarakat sipil, tokoh adat, tokoh masyarakat, ninik mamak, hingga Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Ia menilai kolaborasi seluruh pihak menjadi langkah penting untuk mencegah semakin meluasnya peredaran narkotika di Sumatera Barat.
Selain mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja sama, Brigjen Pol Solihin juga meminta masyarakat meningkatkan pengawasan di lingkungan terkecil, terutama di dalam keluarga. Menurutnya, keluarga memiliki peran penting dalam mencegah anak-anak dan anggota keluarga lainnya terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
Ia mengingatkan bahwa narkotika membawa dampak yang sangat merusak. Penyalahgunaan narkoba tidak hanya membahayakan kesehatan, tetapi juga dapat melemahkan kehidupan sosial, mengganggu masa depan generasi muda, dan merusak berbagai sendi kehidupan masyarakat.
Karena itu, Brigjen Pol Solihin mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Ia meminta warga bersama-sama menjaga keluarga, anak-anak, serta lingkungan tempat tinggal dari ancaman peredaran narkoba.
Wakapolda Sumbar ajak masyarakat berantas peredaran narkoba melalui pengawasan yang dimulai dari rumah. Menurutnya, perhatian dan kepedulian setiap anggota keluarga dapat menjadi benteng awal dalam mencegah penyalahgunaan narkotika.
Pada kesempatan yang sama, Brigjen Pol Solihin juga menyampaikan apresiasi kepada kalangan media yang selama ini aktif membantu menyebarluaskan informasi terkait upaya pencegahan dan penindakan kasus narkoba di wilayah hukum Polda Sumatera Barat.
Ia menilai peran media sangat penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya narkoba. Informasi yang disampaikan media dapat membantu masyarakat memahami ancaman peredaran narkotika sekaligus mendorong partisipasi publik dalam upaya pencegahan.
Selain itu, Brigjen Pol Solihin menegaskan bahwa Polda Sumbar terbuka terhadap kritik dan masukan dari berbagai pihak. Menurutnya, saran dan koreksi yang membangun akan membantu institusi kepolisian meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, jajaran Polda Sumbar juga menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan di berbagai bidang. Kepolisian ingin menghadirkan pelayanan yang semakin baik sekaligus memperkuat upaya pemberantasan peredaran narkoba di Sumatera Barat.
Polda Sumbar berharap sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, media, dan seluruh lapisan masyarakat dapat memperkuat gerakan bersama melawan peredaran narkoba. Dengan kerja sama yang kuat dan kepedulian bersama, upaya melindungi generasi muda dari ancaman narkotika diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.





