Malang Sakijok Mato, Sopir Maxim kena Jambret di Kota Padang

Malang Sakijok Mato, Sopir Maxim kena Jambret di Kota Padang
Malang Sakijok Mato, Sopir Maxim kena Jambret di Kota Padang – foto mobil korban

Salingka Media, Padang – Seorang Sopir Maxim kena jambret di kota Padang, Sopir mobil Maxim yang akrab di panggil irwan kehilangan handphone yang di jambret pada tanggal 08/04/22 hari jumat sekitar jam 19:30 wib lokasi kejadian di perempatan lampu merah Jl. Veteran setelah Gramedia kota Padang yang jika ke kanan ke arah mcdonald dalam kondisi menunggu lampu hijau “dan saya menggunakan mobil, di depan saya juga ada mobil dan kendaraan lain”.

“saya di dalam mobil dengan kondisi membawa penumpang, jendela kaca mobil sopir dalam keadaan terbuka dan hp saya terjepit di holder hp yang menempel di kaca depan bagian dalam sebelah kanan” tutur irwan

Baca Juga :  Tim Satol PP Padang Hajar Satpol PP Kabupaten Solok

“Saat menunggu lampu hijau saya berbicara dengan penumpang dan ada seorang pemuda menggunakan motor beat hitam memakai helm, tanpa plat nomor menghampiri mobil saya dari arah kanan dan langsung mengambil hp saya yang terjepit di holder. Saya sempat keluar dari mobil, berteriak maling, dan mencoba mengejar pelaku namun karena pelaku menggunakan motor dan mobil saya dalam keadaan terjebak dengan kendaraan lain saat menunggu lampu hijau alhasil saya tidak berhasil mengejar pelaku” jelas irwan pada awak media

Malang Sakijok Mato, Sopir Maxim kena Jambret di Kota Padang
Holder Hp mobil yang digunakan irwan

Irwan juga meminta bantuan kepada awak media untuk memberitahukan informasi ini kepada teman2nya, bahwa hp saya kena jambret – jika ada yang menghubungi dengan nomor saya ini 081268171720 jangan dihiraukan.

Baca Juga :  Tiga Stasiun Kereta Api di Kota Padang Siap Beroperasi

“saya tidak kepikiran untuk melaporkan hal ini kepada pihak kepolisian karna saat itu saya ingin mencari pelaku dan saya meminjam hp teman untuk login email saya agar bisa melihat lokasi hp, saya sempat melihat lokasi terakhir hp saya di daerah gunung pangilun namun tak ada hasil, sehingga sampai jam 23.00 saya sudah pasrah dan untung ada adek saya yang memberikan bantuan hp untuk saya gunakan sementara” ungkap irwan

HH

Tinggalkan Balasan