Warga Batusangkar Soraki Sepasang Remaja yang Diduga Mesum di Lapangan Cindua Mato

Warga Batusangkar Soraki Sepasang Remaja yang Diduga Mesum di Lapangan Cindua Mato
Warga Batusangkar Soraki Sepasang Remaja yang Diduga Mesum di Lapangan Cindua Mato – Dok. Foto Via dirgantaraonline

Salingka Media – Masyarakat menyoraki sepasang remaja yang diduga mesum di Lapangan Cindua Mato, Batusangkar pada Jumat (27/3/2026) malam. Warga sekitar merasa geram setelah memergoki aksi tidak pantas sejoli tersebut di area publik. Beruntung, petugas segera mengamankan kedua muda-mudi itu sebelum emosi massa memuncak dan menimbulkan tindakan main hakim sendiri.

Peristiwa yang mencoreng norma kesopanan ini bermula ketika masyarakat yang sedang berekreasi menaruh kecurigaan tinggi terhadap gerak-gerik pasangan tersebut. Mereka mengambil lokasi di salah satu sudut lapangan yang biasanya menjadi tempat santai keluarga. Kecurigaan warga terbukti saat melihat pasangan ini melakukan perbuatan yang melanggar nilai kesopanan di tempat umum.

Seorang pengunjung yang menolak menyebutkan namanya menceritakan awal mula insiden tersebut. Dia menjelaskan bahwa awalnya masyarakat mengira pasangan tersebut hanya duduk santai layaknya pengunjung biasa. Namun, perilaku keduanya semakin lama semakin mencurigakan sehingga memicu kecurigaan warga sekitar. Begitu warga memergoki tindakan tidak senonoh tersebut, mereka spontan meneriaki kedua remaja tersebut secara bersama-sama.

Baca Juga :  Satpol PP Padang Tertibkan PKL di Jalan Sutomo hingga Samudra Jelang Libur Lebaran

Teriakan dan kerumunan warga yang marah itu langsung memancing perhatian tim pengawas dari Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) yang kebetulan sedang berpatroli di sekitar lokasi kejadian. Petugas pengawas bergerak cepat memisahkan pasangan tersebut dari kepungan warga untuk mencegah aksi kekerasan fisik dari massa yang marah.

Setelah mengamankan lokasi dari potensi keributan yang lebih besar, petugas pengawas langsung menyerahkan pasangan muda tersebut kepada personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Anggota Satpol PP kemudian membawa sejoli tersebut menuju Markas Komando (Mako) Satpol PP guna menjalani proses pemeriksaan dan pendataan lebih lanjut.

Kejadian memalukan ini memicu reaksi keras dan kritik tajam dari masyarakat setempat terhadap sistem pengawasan fasilitas umum di Batusangkar. Warga menilai insiden ini mencoreng nama baik ikon daerah yang seharusnya menjadi tempat rekreasi ramah keluarga yang aman dan nyaman.

Baca Juga :  Dukung Ciptakan Usahawan Baru, Pelatihan Berbasis Kompetensi Digelar

Seorang warga setempat menegaskan bahwa Lapangan Cindua Mato merupakan tempat berkumpulnya keluarga, bukan lokasi untuk perbuatan yang tidak senonoh. Dia mendesak pihak berwenang segera memperketat sistem keamanan dan pengawasan area publik, khususnya pada malam hari. Warga juga meminta aparat memberikan sanksi tegas kepada para pelaku agar memberikan efek jera bagi siapa saja yang berniat menyalahgunakan fasilitas umum.

Sampai saat ini, pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi mengenai identitas lengkap kedua remaja tersebut. Petugas juga belum mempublikasikan jenis sanksi yang bakal menjerat pasangan muda ini. Walau demikian, aparat penegak perda memastikan bahwa mereka memproses kasus ini secara serius sesuai dengan regulasi dan hukum yang berlaku di daerah setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *