Open Turnamen Piala Wali Kota Payakumbuh 2026 Resmi Bergulir, Zulmaeta Manfaatkan Euforia Piala Dunia untuk Pembinaan Sepak Bola

Open Turnamen Piala Wali Kota Payakumbuh 2026 Resmi Bergulir, Zulmaeta Manfaatkan Euforia Piala Dunia untuk Pembinaan Sepak Bola
Open Turnamen Piala Wali Kota Payakumbuh 2026 Resmi Bergulir, Zulmaeta Manfaatkan Euforia Piala Dunia untuk Pembinaan Sepak Bola – Dok. Hms

Salingka Media, Payakumbuh – Open Turnamen Piala Wali Kota Payakumbuh 2026 resmi bergulir setelah Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, membuka langsung kompetisi tersebut di Lapangan Tantawi, Senin (20/7/2026). Pemerintah Kota Payakumbuh memanfaatkan tingginya antusiasme masyarakat usai Piala Dunia 2026 sebagai dorongan untuk memperkuat pembinaan sepak bola di daerah.

Turnamen ini menghadirkan 16 tim terbaik yang berasal dari Sumatera Barat, Riau, dan Jambi. Pemerintah berharap kompetisi tersebut menjadi wadah pembinaan atlet muda sekaligus meningkatkan kualitas sepak bola regional melalui persaingan yang sehat dan berkesinambungan.

Dalam sambutannya, Zulmaeta menilai semangat masyarakat terhadap sepak bola setelah gelaran Piala Dunia 2026 menjadi peluang besar untuk mengembangkan olahraga tersebut di tingkat daerah. Menurutnya, kompetisi yang berlangsung secara berjenjang mampu mengarahkan minat masyarakat menjadi prestasi yang membanggakan.

Ia menegaskan bahwa Open Turnamen Piala Wali Kota Payakumbuh 2026 tidak hanya berfungsi sebagai ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antarklub dan antardaerah. Selain itu, masyarakat juga memperoleh hiburan olahraga yang berkualitas melalui pertandingan yang kompetitif.

Baca Juga :  BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem di Sumatera Barat Saat Idul Fitri

Prosesi pembukaan berlangsung meriah dengan tabuhan tanza yang dilakukan Wali Kota Zulmaeta bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua KONI Kota Payakumbuh, serta Ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Payakumbuh. Tabuhan tersebut menandai dimulainya seluruh rangkaian pertandingan dalam turnamen.

Pada kesempatan itu, Zulmaeta menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana dan Askot PSSI Kota Payakumbuh yang menginisiasi penyelenggaraan kompetisi tersebut. Ia menilai kehadiran tim dari tiga provinsi membuktikan bahwa olahraga mampu memperkuat persaudaraan dan membangun hubungan yang lebih erat antarwilayah.

“Terima kasih kepada panitia dan Askot PSSI Kota Payakumbuh yang telah menyelenggarakan Open Turnamen Piala Wali Kota ini. Kehadiran tim-tim dari Sumatera Barat, Riau, dan Jambi menunjukkan bahwa olahraga mampu menjadi perekat kebersamaan sekaligus memperkuat silaturahmi,” ujar Zulmaeta.

Zulmaeta juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga sportivitas selama pertandingan berlangsung. Ia meminta setiap tim menampilkan permainan terbaik dan tetap mengedepankan semangat fair play demi memberikan tontonan yang menarik bagi masyarakat.

Baca Juga :  Resmi Tutup Open Turnamen POMP CUP 1 Muara Mais 2022, Wabup Risnawanto : Turnamen Ini Ajang Gali Potensi Generasi Muda

Menurutnya, Open Turnamen Piala Wali Kota Payakumbuh 2026 juga menjadi kesempatan untuk menemukan bibit-bibit pesepak bola berbakat yang mampu berkembang hingga level nasional bahkan internasional. Karena itu, Pemerintah Kota Payakumbuh berkomitmen terus mendukung pembinaan olahraga sebagai bagian dari pembangunan generasi muda yang sehat, berkarakter, dan berprestasi.

Laga pembuka mempertemukan Saga FC asal Sijunjung dengan UIR Riau. Pertandingan berlangsung sengit dan mendapat sambutan antusias dari ratusan penonton yang memadati Lapangan Tantawi. Hingga peluit panjang berbunyi, Saga FC sukses meraih kemenangan pertama dalam turnamen tersebut setelah mengalahkan UIR Riau.

Pembukaan turnamen juga dihadiri Asisten I Sekretariat Daerah Kota Payakumbuh, unsur Forkopimda, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua KONI Kota Payakumbuh, Ketua Askot PSSI Payakumbuh beserta jajaran pengurus, serta masyarakat yang memberikan dukungan kepada seluruh tim peserta.

Baca Juga :  Norris Menang Sprint F1 Miami Usai Salip Rekan Sendiri

Melalui penyelenggaraan Open Turnamen Piala Wali Kota Payakumbuh 2026, Pemerintah Kota Payakumbuh berharap semangat yang lahir dari euforia Piala Dunia 2026 mampu memperkuat pembinaan sepak bola daerah secara berkelanjutan. Kompetisi ini diharapkan melahirkan lebih banyak atlet muda yang mampu mengharumkan nama Payakumbuh pada berbagai ajang tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *