
Salingka Media – Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, memimpin langsung aksi sidak pelayanan publik Padang Panjang di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada Rabu (25/3/2026). Langkah ini bertujuan menjamin masyarakat mendapatkan layanan maksimal pada hari pertama kerja setelah masa libur panjang Idulfitri 1447 H berakhir. Allex mewakili Wali Kota Hendri Arnis dalam memantau kesiapan seluruh aparatur pemerintah di lingkungan Pemerintah Kota Padang Panjang.
Pemerintah Kota menaruh perhatian besar pada momentum hari pertama kerja ini. Allex Saputra memulai peninjauan sejak pagi hari guna melihat langsung fakta di lapangan. Ia tidak ingin masa transisi pascalibur mengganggu urusan administrasi maupun pelayanan langsung kepada warga. Oleh karena itu, ia menyisir satu per satu kantor instansi pemerintah untuk memvalidasi performa para pegawainya.
Dalam kunjungan mendadak ini, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Wita Desi Susanti turut mendampingi Wawako Allex. Hadir pula Asisten Bidang Administrasi Umum Ade Nafrita Anas serta Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Faizah dalam rombongan tersebut. Tim peninjau ini mengamati secara saksama tingkat kehadiran aparatur sipil negara (ASN) maupun tenaga penunjang lainnya di tiap ruangan kerja.
Allex mengecek daftar absensi serta melihat langsung aktivitas di meja-meja pelayanan. Selain kehadiran fisik, ia juga memperhatikan kedisiplinan pegawai dalam berpakaian dan penggunaan atribut resmi. Menurutnya, kerapian dan kepatuhan terhadap aturan kepegawaian mencerminkan profesionalitas seorang pelayan masyarakat. Peninjauan ini juga mencakup pengecekan kondisi lingkungan kerja agar suasana kantor tetap kondusif bagi produktivitas pegawai.
Sepanjang pengamatannya, Allex memberikan apresiasi karena tingkat kehadiran pegawai sudah mencapai kategori baik. Mayoritas ASN telah menempati posisinya masing-masing sejak jam kerja dimulai. Hal ini menunjukkan kesadaran yang tinggi dari para pegawai untuk kembali mengabdi setelah menikmati waktu bersama keluarga di kampung halaman.
Pemerintah Kota tidak ingin ada penurunan kualitas kinerja hanya karena alasan kelelahan usai mudik. Allex menegaskan bahwa sidak pelayanan publik Padang Panjang ini membawa pesan penting mengenai tanggung jawab. Ia meminta setiap pimpinan OPD mengawasi jajarannya secara ketat agar tidak ada penumpukan berkas atau antrean panjang yang merugikan masyarakat.
Allex meminta para ASN segera mengalihkan fokus mereka kembali ke pekerjaan utama. Ia menekankan pentingnya sikap responsif dan ramah dalam melayani setiap warga yang datang. Menurutnya, kesan pertama masyarakat saat berurusan dengan pemerintah usai libur lebaran sangat menentukan tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
Selain itu, Allex memberikan instruksi agar setiap aparatur menjaga integritasnya. Kedisiplinan bukan hanya soal hadir tepat waktu, tetapi juga mengenai bagaimana memanfaatkan waktu kerja untuk menyelesaikan target-target program yang sudah ada. Ia mengingatkan bahwa gaji dan tunjangan yang mereka terima berasal dari rakyat, sehingga pelayanan terbaik menjadi kewajiban mutlak.
Tidak sekadar mengecek absensi, Allex Saputra juga memanfaatkan momen ini untuk memotivasi para kepala OPD. Ia mendorong setiap instansi agar terus melahirkan inovasi dalam menjalankan program kerja tahun 2026. Inovasi menjadi kunci agar program unggulan pemerintah kota memberikan manfaat luas dan nyata bagi kehidupan masyarakat Padang Panjang.
Ia mengharapkan setiap OPD memiliki kreativitas dalam memecahkan masalah yang ada di sektornya masing-masing. Allex menginginkan birokrasi yang lincah dan tidak kaku sehingga mampu menjawab tantangan zaman. Efisiensi dalam penggunaan anggaran dan waktu juga menjadi poin yang ia sampaikan kepada para pejabat yang ia temui selama peninjauan.
Melalui kegiatan sidak pelayanan publik Padang Panjang ini, Pemerintah Kota memberikan bukti nyata mengenai komitmen mereka terhadap kinerja aparatur. Allex meyakini bahwa pengawasan secara langsung mampu menjaga stabilitas performa pemerintah daerah dari waktu ke waktu. Konsistensi dalam memantau kinerja pegawai menjadi prioritas utama demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani.





