Padang  

olresta Padang Amankan Belasan Remaja dan Motor dalam Razia Balap Liar di Taman Melati

olresta Padang Amankan Belasan Remaja dan Motor dalam Razia Balap Liar di Taman Melati

Salingka Media – Aparat gabungan Polresta Padang membubarkan aksi balap liar di kawasan Taman Melati, Kota Padang, pada Kamis dini hari, 19 Februari 2026. Dalam operasi penertiban tersebut, petugas berhasil mengamankan 14 orang remaja beserta 10 unit sepeda motor yang menjadi sarana balapan. Langkah ini merupakan bukti nyata pihak kepolisian dalam menjalankan amanat Kapolresta Padang untuk menjaga ketertiban umum selama bulan suci Ramadan.

Razia Balap Liar Polresta Padang ini menyasar kelompok pemuda yang kerap memanfaatkan jalan raya sebagai arena adu kecepatan. Kepolisian menilai aktivitas ilegal tersebut sangat mengganggu kenyamanan warga yang sedang menjalankan ibadah. Selain merusak ketenangan, aksi kebut-kebutan ini juga membahayakan nyawa para pelaku maupun pengguna jalan lainnya yang melintas di lokasi tersebut.

Baca Juga :  Langgar Aturan, Pengepul Barang Bekas di Aia Pacah Ditertibkan Satpol PP Padang

Kronologi Penertiban di Lapangan
Kegiatan bermula dengan apel kesiapsiagaan di Markas Polresta Padang pada Rabu malam, 18 Februari 2026, tepat setelah pelaksanaan salat tarawih. Usai apel, personel gabungan langsung bergerak menyisir sejumlah titik rawan yang sering menjadi lokasi berkumpulnya para pembalap liar. Polisi melakukan patroli secara rutin dan berpindah-pindah guna menutup ruang gerak para pelaku yang mencoba mengelabui petugas.

Komandan Tim Khusus (Dantimsus) Alpha, Ipda Fiki Indra Gani, memimpin langsung operasi ini dengan mengerahkan anggota untuk melakukan pemantauan intensif hingga menjelang waktu sahur. Menjelang waktu subuh, tim mendatangi kawasan Taman Melati setelah mendapatkan laporan adanya sekelompok pemuda yang melakukan aksi berbahaya di jalan raya.

Saat petugas tiba di lokasi, para pelaku sempat berusaha melarikan diri untuk menghindari kejaran polisi. Namun, kesigapan anggota di lapangan berhasil mematahkan upaya pelarian tersebut setelah melalui proses pengejaran singkat. Petugas akhirnya membawa 14 remaja dan 10 sepeda motor ke Mapolresta Padang sebagai barang bukti serta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga :  Berawal dari Aplikasi Michat, Wanita Muda diciduk Tim Klewang Polresta Padang Karena Mencuri Handphone di Sebuah Kamar Hotel

Sanksi Tegas dan Pembinaan Pelaku
Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol M Yasin, menjelaskan bahwa mayoritas pelaku yang terjaring dalam Razia Balap Liar Polresta Padang ini masih berstatus sebagai pelajar. Menindaklanjuti temuan tersebut, pihak kepolisian akan memanggil orang tua masing-masing remaja. Polisi mewajibkan para orang tua untuk ikut bertanggung jawab dan memberikan pembinaan agar anak-anak mereka tidak mengulangi perbuatan serupa di masa mendatang.

Selain pembinaan secara personal, kepolisian juga menerapkan sanksi hukum berupa tilang bagi kendaraan yang tidak sesuai standar atau terlibat dalam aksi balapan. Polresta Padang mengambil kebijakan tegas dengan menahan seluruh sepeda motor tersebut hingga masa Lebaran usai. Keputusan ini bertujuan memberikan efek jera yang kuat bagi para pelaku agar mereka menghargai ketertiban jalan raya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *