Limapuluh Kota, Salingka Media – Mobil travel Riau kecelakaan di kawasan Simpang Batu Hampar, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Limapuluh Kota pada Minggu pagi, 1 Februari 2026. Insiden tunggal ini melibatkan satu unit armada transportasi umum yang mengangkut penumpang dari arah Provinsi Riau menuju wilayah Sumatera Barat. Kendaraan tersebut keluar dari badan jalan utama dan berakhir di dalam parit yang berada di pinggir jalur lintas tersebut.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.00 WIB ini mengejutkan warga sekitar serta para pengguna jalan yang sedang melintas. Mobil travel dengan nomor polisi BM 1262 JU tersebut tampak mengalami kerusakan setelah terperosok ke dalam parit yang cukup dalam. Kondisi mobil yang berada di posisi tidak wajar tersebut mengundang perhatian banyak orang sehingga suasana di lokasi kejadian sempat menjadi sangat ramai.
Berdasarkan data yang ada di lokasi kejadian, mobil travel tersebut membawa total empat orang penumpang saat insiden berlangsung. Kecelakaan ini mengakibatkan tiga orang penumpang mengalami luka-luka pada bagian tubuh mereka. Sementara itu, satu orang penumpang lainnya berhasil selamat dari kejadian tersebut tanpa mengalami cedera yang berarti.
Warga dan pengendara yang berada di lokasi segera memberikan bantuan awal kepada para korban. Pihak medis bersama petugas terkait langsung mengevakuasi tiga penumpang yang terluka menuju rumah sakit terdekat agar mendapatkan penanganan medis secara intensif. Langkah cepat ini bertujuan untuk memastikan para korban segera menerima perawatan atas luka yang mereka derita akibat benturan saat mobil masuk ke dalam parit.
Pihak kepolisian dari satuan lalu lintas setempat segera tiba di lokasi untuk mengamankan situasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Saat ini, polisi masih meneliti penyebab pasti yang memicu mobil travel Riau kecelakaan di jalur yang cukup padat tersebut. Petugas mengumpulkan berbagai informasi serta keterangan dari saksi mata yang melihat detik-detik mobil keluar jalur.
Kepolisian juga mempertimbangkan beberapa faktor kemungkinan, mulai dari kelalaian pengemudi, kondisi fisik kendaraan, hingga situasi jalan di sekitar Simpang Batu Hampar. Penyelidikan ini sangat penting untuk mengungkap apakah faktor kelelahan sopir menjadi pemicu utama atau ada kendala teknis pada sistem kemudi kendaraan bernomor polisi BM 1262 JU tersebut. Polisi berkomitmen menyelesaikan penyelidikan ini guna memberikan kejelasan mengenai kronologi peristiwa.
Kehadiran mobil travel di dalam parit sempat menghambat arus lalu lintas di Jalan Lintas Payakumbuh–Bukittinggi. Para pengendara yang penasaran sering kali memperlambat laju kendaraan mereka untuk melihat proses evakuasi. Kondisi ini memicu antrean kendaraan yang cukup panjang dari kedua arah, mengingat jalur ini merupakan urat nadi transportasi utama di wilayah tersebut.
Petugas kepolisian bekerja keras mengatur lalu lintas agar kemacetan tidak semakin parah. Setelah tim berhasil mengevakuasi kendaraan keluar dari parit, arus lalu lintas berangsur kembali normal. Para pengguna jalan kini dapat melintasi Simpang Batu Hampar dengan lancar, meskipun pihak berwenang tetap bersiaga di sekitar lokasi untuk memantau situasi pasca-kecelakaan.






