Kisah Kemanusiaan dan Dedikasi: Penghargaan Kepolisian Pasaman Barat dalam Melayani Masyarakat

Kisah Kemanusiaan dan Dedikasi: Penghargaan Kepolisian Pasaman Barat dalam Melayani Masyarakat

Salingka Media – Kapolres Pasbar Memberikan Penghargaan Kepada Personel, Kabag Ops Menekankan Pentingnya Kehadiran dan Keberanian dalam Melayani Masyarakat, Senin 29 April 2024.

“Mengutip kata bijak alm Hoegeng, Kapolri ke-5, ‘Baik menjadi orang penting, tapi lebih penting menjadi orang baik’,” ujar Kompol Muzhendra, Kepala Bagian Operasi Kepolisian Resor Pasaman Barat. Penghargaan yang diterimanya tidak hanya menjadi prestasi pribadi, melainkan juga momentum untuk meningkatkan dedikasi dalam melayani masyarakat.

Saat bencana melanda, kecepatan tanggap dan kemanusiaan menjadi kunci. “Tidak perlu tunggu perintah. Terpenting, masyarakat terbantu dan terselamatkan,” tambahnya. Pasaman Barat, dengan risiko bencana yang tinggi, membutuhkan kerja sama semua pihak dalam penanganan darurat.

Baca Juga :  Diduga Penyebab Gagal Ginjal Akut, Bareskrim Cek Hasil Lab Obat yang Ditarik BPOM

Contoh nyata adalah ketika banjir melanda Sinuruik, kesigapan aparat dalam membantu warga menjadi cerminan nyata dari semangat pelayanan yang dijunjung tinggi. Bahkan, aksi heroik membantu anak-anak dan bayi di tengah terjangan banjir menjadi viral di berbagai media.

Penghargaan yang diberikan merupakan bentuk apresiasi atas kepedulian terhadap bencana alam dan kesigapan dalam menangani situasi darurat. Namun, di balik penghargaan tersebut, ada keberanian dan ketulusan dalam bertugas.

Tak hanya itu, keberhasilan dalam pengungkapan kasus narkoba dan tindak kejahatan lainnya juga menjadi sorotan. “Penghargaan ini bukan hanya tentang prestasi, tapi juga tanggung jawab dalam menjaga kepercayaan masyarakat,” tegas Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto.

Baca Juga :  Pasaman Barat Raih Penghargaan UHC Award Tahun 2023

Dalam kesempatan yang sama, pihak kepolisian juga memberikan peringatan keras terhadap pelanggaran. “Saya tidak akan segan menindak bagi anggota yang melanggar,” ungkapnya. Bagi mereka yang masih melakukan pelanggaran, sanksi akan menanti.

Penghargaan menjadi momentum untuk merenung, bahwa menjadi penting itu bagus, tetapi menjadi baik itu lebih penting.

Tinggalkan Balasan