IFI Prancis Tawarkan Kerja sama Pendidikan Bahasa

IFI Prancis Tawarkan Kerja sama Pendidikan Bahasa

Salingka Media, Jakarta – IFI Prancis tawarkan kerja sama Pendidikan bahasa, Institut Français d’Indonésie (IFI) menawarkan Program Kerja sama Bimbingan bagi Instruktur Pusdiklat Bahasa maupun kepada siswa, serta Kegiatan Budaya, untuk mendukung proses pembelajaran Bahasa Prancis di Pusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan.

Hal itu disampaikan Atase Kerjasama Linguistik IFI Dr. Phillipe Grange, saat menemui Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Bahasa Badan Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Pertahanan (Kapusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan) Brigadir Jenderal TNI Ferry Trisnaputra, di Pondok Labu, Jakarta, Rabu (13/10).

Selain itu, kunjungan kerja ini juga dimaksudkan memperkuat kerja sama antara Pusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan dengan IFI yang telah berlangsung lama, saat IFI masih bernama Centre Culturel Français.

Baca Juga :  Menhan Prabowo Meninjau Latihan Pembulatan Komcad di Pusdiklatpassus Batujajar
IFI Prancis Tawarkan Kerja sama Pendidikan Bahasa

Menanggapi tawaran kerja sama tersebut, Kapusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan menyambut baik seraya menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja sama yang selama ini sudah terjalin sangat baik. Dan diharapkan, di masa mendatang kerja sama ini dapat ditingkatkan guna memajukan Pendidikan Bahasa Prancis khususnya bagi personel Kemhan dan TNI.

Sementara hingga kini, kerja sama yang telah terjalin baik antara Pusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan dengan IFI diantaranya, proses kegiatan belajar Bahasa Prancis yang terdiri dari Kelas Bahasa Prancis umum dan Kelas Bahasa Prancis bagi Pasukan Penjaga Perdamaian PBB yang akan ditugaskan ke negara-negara Berbahasa Prancis (Francophone).

“Untuk kerja sama Bidang Budaya, saat Pusdiklat Bahasa menyelenggarakan kegiatan Malam Budaya dan Bahasa Internasional yang diselenggrakan setiap tahun, IFI dan Atase Pertahanan selalu mendukung tampilan siswa Pusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan, sebagai upaya mengenalkan Budaya Prancis kepada masyarakat Indonesia”, ujar Kapusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan.

Tinggalkan Balasan