Padang  

Warga Temukan Pria Tanpa Identitas Meninggal Dunia di Depan Museum Adityawarman Padang

Warga Temukan Pria Tanpa Identitas Meninggal Dunia di Depan Museum Adityawarman Padang
Pria tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di trotoar Museum Adityawarman, Padang Barat, Padang, Jumat pagi (27/3/2026). (Polresta Padang)

Salingka Media – Masyarakat di kawasan Jalan Diponegoro, Kelurahan Belakang Tangsi, Kecamatan Padang Barat mendadak heboh menyusul penemuan seorang pria tanpa identitas meninggal dunia pada Jumat pagi, 27 Maret 2026. Sosok laki-laki yang belum diketahui namanya tersebut tergeletak tidak bernyawa di atas trotoar, tepatnya di area depan Museum Adityawarman. Penemuan jasad ini langsung memancing perhatian warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas di lokasi kejadian sebelum petugas kepolisian tiba.

Jajaran Polsek Padang Barat di bawah naungan Polresta Padang merespons cepat laporan masyarakat terkait peristiwa tersebut. Perwira pengawas memimpin personel piket menuju lokasi untuk memastikan kondisi korban dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Saat petugas sampai di lokasi, mereka menemukan korban dalam posisi telentang di jalur pejalan kaki dan memastikan bahwa pria tersebut sudah tidak menghembuskan napas lagi.

Unit Identifikasi Sat Reskrim Polresta Padang segera melakukan olah TKP secara mendalam untuk mencari petunjuk awal. Petugas memeriksa kondisi fisik luar jenazah dan menemukan adanya luka gores pada bagian dahi sebelah kiri serta siku sebelah kiri korban. Polisi menduga luka tersebut berkaitan dengan penyebab jatuhnya korban, namun mereka masih menunggu hasil medis resmi untuk kepastiannya.

Baca Juga :  Penggunaan Fasum untuk Dagang Ditegur Satpol PP Padang

Selain memeriksa fisik korban, personel kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti yang berada di sekitar jasad pria tanpa identitas meninggal dunia tersebut. Barang-barang yang mereka temukan meliputi satu kaleng bekas susu serta satu botol air mineral. Petugas membawa benda-benda ini sebagai bahan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap aktivitas terakhir korban sebelum ia ditemukan tewas di trotoar tersebut.

Kapolsek Padang Barat, AKP Nurasni, menjelaskan bahwa jajarannya mengambil tindakan kepolisian yang terukur dalam menangani kasus ini. Beliau menegaskan bahwa anggota kepolisian langsung bergerak ke lokasi sesaat setelah menerima informasi dari warga. Menurutnya, langkah awal berupa pengamanan area sangat penting agar jejak-jejak di sekitar jenazah tetap terjaga demi kepentingan identifikasi.

Pihak kepolisian saat ini telah mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara. Tim medis rumah sakit akan melaksanakan prosedur visum luar terhadap tubuh korban untuk mendeteksi tanda-tanda kekerasan atau penyebab alami kematian lainnya. AKP Nurasni menekankan bahwa langkah medis ini merupakan bagian dari upaya profesional kepolisian dalam mengungkap fakta di balik peristiwa ini.

Baca Juga :  Patroli Malam Satpol PP Padang Awasi Kos, Penginapan, dan Ruang Publik

“Kami sedang berupaya keras mengungkap identitas asli korban mengingat saat ditemukan tidak ada kartu identitas pada dirinya,” ujar AKP Nurasni. Selain fokus pada identitas, tim penyidik juga mengumpulkan keterangan dari para saksi yang berada di sekitar Jalan Diponegoro saat pagi hari kejadian. Keterangan saksi-saksi ini menjadi kunci utama bagi polisi untuk menyusun kronologi kejadian secara utuh.

Informasi tambahan dari hasil pemeriksaan saksi menyebutkan bahwa korban sempat terlihat bersama seorang pria lain sebelum ditemukan tewas. Oleh karena itu, jajaran Polsek Padang Barat kini tengah menelusuri keberadaan rekan korban tersebut untuk meminta keterangan. Polisi menduga rekan tersebut mengetahui kronologi sebelum korban tergeletak di depan Museum Adityawarman.

Hingga saat ini, status korban masih sebagai Mr. X karena ketiadaan dokumen kependudukan yang melekat pada tubuhnya. Kasus pria tanpa identitas meninggal dunia ini menjadi perhatian serius Polresta Padang agar pihak keluarga bisa segera mendapatkan informasi terkait anggota keluarganya yang hilang. Polisi meminta kerja sama masyarakat luas untuk melaporkan jika ada sanak saudara yang belum pulang ke rumah dalam waktu dekat.

Baca Juga :  Kepanikan Dokter dan Keluarga di Transmart Padang, Detik-Detik Dramatis Evakuasi Lift Macet oleh Damkar

Polresta Padang memberikan imbauan terbuka kepada seluruh warga yang merasa kehilangan anggota keluarga laki-laki untuk segera melapor. Masyarakat dapat mendatangi kantor polisi terdekat atau langsung menuju ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk melihat ciri-ciri fisik korban. Keikutsertaan warga dalam memberikan informasi sangat membantu kepolisian dalam mempercepat proses identifikasi dan penyelesaian penyelidikan kasus penemuan jasad ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *