Global  

Indonesia Peringatkan Serangan AS ke Venezuela Bisa Picu Preseden Global Berbahaya

Indonesia Peringatkan Serangan AS ke Venezuela Bisa Picu Preseden Global Berbahaya

Salingka Media – Indonesia menyuarakan keprihatinan serius atas serangan AS ke Venezuela yang berisiko menciptakan preseden berbahaya dalam hubungan internasional. Pemerintah menilai langkah militer tersebut dapat mengganggu stabilitas global dan melemahkan prinsip kedaulatan negara.

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menegaskan sikap tersebut melalui pernyataan resmi pada Senin (5/1/2026). Pemerintah menyatakan penolakan terhadap setiap bentuk penggunaan atau ancaman kekerasan yang berpotensi merusak tatanan hubungan internasional dan memperburuk konflik antarnegara.

Indonesia menilai serangan AS ke Venezuela tidak hanya berdampak pada situasi domestik negara tersebut, tetapi juga berisiko melemahkan diplomasi internasional dan perdamaian kawasan. Pemerintah mengingatkan bahwa penggunaan kekuatan militer dapat mengikis kepercayaan antarnegara dan menghambat upaya penyelesaian konflik secara damai.

Baca Juga :  Sudirman Cup 2021 Tak Hanya Berlatih, Menu Indonesia Jadi Penambah Spirit

Dalam pernyataan itu, Indonesia mendorong komunitas internasional untuk menghormati hak rakyat Venezuela dalam menentukan masa depan politik mereka sendiri. Pemerintah menekankan pentingnya dialog terbuka, sikap menahan diri, serta kepatuhan terhadap hukum internasional sebagai dasar penyelesaian konflik.

Indonesia juga menyerukan perlindungan terhadap warga sipil di tengah eskalasi konflik. Pemerintah meminta semua pihak yang terlibat dalam serangan AS ke Venezuela agar menghindari tindakan yang dapat memperburuk kondisi kemanusiaan dan meningkatkan ketegangan regional.

Sikap Indonesia muncul setelah Amerika Serikat mengonfirmasi serangan terhadap sejumlah fasilitas sipil dan militer di Venezuela pada Sabtu lalu. Serangan tersebut berujung pada penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan memicu respons cepat dari pemerintah setempat.

Baca Juga :  Australia Tangkap Dua Warga yang Diduga Pemasok Senjata Papua

Pasca-serangan, Venezuela menetapkan status darurat nasional dan mengajukan permintaan pertemuan darurat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Pemerintah Indonesia memandang langkah diplomatik internasional sebagai jalur penting untuk mencegah meluasnya konflik dan menjaga stabilitas global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *