Pelaku Ganjal ATM Lintas Provinsi Dibekuk Polisi, Jejak Kejahatan Tersebar di 29 Lokasi

Pelaku Ganjal ATM Lintas Provinsi Dibekuk Polisi, Jejak Kejahatan Tersebar di 29 Lokasi
Pelaku Ganjal ATM Lintas Provinsi Dibekuk Polisi, Jejak Kejahatan Tersebar di 29 Lokasi – Foto Via ingatlah

Salingka Media – Aparat kepolisian berhasil membekuk pelaku ganjal ATM lintas provinsi yang selama ini beraksi berpindah-pindah wilayah untuk menghindari kejaran hukum. Pelaku bernama Dedi Silalahi alias DS tercatat melancarkan aksi penipuan di 29 lokasi berbeda yang tersebar di sejumlah provinsi di Indonesia. Penangkapan ini mengakhiri rangkaian kejahatan yang meresahkan masyarakat pengguna mesin Anjungan Tunai Mandiri.

Jajaran Polres Dumai menangkap DS di wilayah Pematang Siantar, Sumatera Utara. Pelaku sebelumnya menjalankan aksinya di berbagai daerah dengan pola yang sama, yakni mengganjal mesin ATM untuk menjebak korban. Setelah korban mengalami kendala saat bertransaksi, pelaku memanfaatkan situasi untuk mencuri data dan menguras saldo korban tanpa disadari.

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menyampaikan langsung informasi penangkapan tersebut melalui sebuah video yang diterima wartawan pada Selasa, 27 Januari 2026. Dalam keterangannya, Kapolda menegaskan bahwa DS bukan pelaku kejahatan biasa karena skala dan jangkauan aksinya sangat luas. Pelaku secara sadar memilih berpindah-pindah wilayah demi menghindari pemantauan aparat kepolisian.

Baca Juga :  Sat Reskrim Polres Payakumbuh Ringkus Terduga Pelaku Pencurian Kabel Instalasi

Irjen Pol Herry Heryawan yang akrab disapa Herimen menjelaskan bahwa pelaku ganjal ATM lintas provinsi itu telah beraksi di sejumlah wilayah strategis. Pelaku menyasar provinsi Riau, Sumatera Utara, Sumatera Barat, hingga Jawa Barat. Mobilitas tinggi menjadi kunci utama pelaku untuk memperpanjang aksinya tanpa cepat terdeteksi oleh aparat penegak hukum setempat.

Menurut Herimen, pelaku menjalankan kejahatan dengan pola yang sama di setiap daerah. Pelaku mendatangi mesin ATM, memasang alat ganjal, lalu menunggu calon korban yang mengalami kendala saat menarik uang. Ketika korban lengah, pelaku mengambil alih kartu atau data penting milik korban. Cara ini memungkinkan pelaku beraksi cepat dan berpindah lokasi dalam waktu singkat.

Kapolda Riau juga mengungkapkan bahwa polisi menangkap DS setelah menelusuri jejak aksinya di 29 lokasi berbeda. Fakta ini memperkuat dugaan bahwa pelaku ganjal ATM lintas provinsi tersebut telah lama menjalankan aksinya secara sistematis. Aparat kepolisian menilai pelaku memahami celah keamanan mesin ATM dan memanfaatkan kurangnya kewaspadaan masyarakat.

Baca Juga :  Polda Riau Musnahkan Narkoba Rp123,7 Miliar, Jaringan Internasional Terbongkar

Saat ini, pihak kepolisian terus mendalami kasus tersebut guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain. Polisi juga berupaya menelusuri jumlah korban yang terdampak dari aksi DS selama menjalankan kejahatannya di berbagai wilayah. Pendalaman ini penting untuk memastikan tidak ada jaringan lain yang masih beroperasi dengan modus serupa.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Kombes Pol Muhammad Hasyim Risahondua membenarkan pengungkapan kasus tersebut. Ia menegaskan bahwa Polres Dumai memegang kendali penuh dalam penanganan perkara ini. Menurutnya, pengungkapan ini menunjukkan keseriusan aparat dalam memberantas kejahatan perbankan yang merugikan masyarakat luas.

Kombes Pol Hasyim juga mengarahkan pihak yang membutuhkan data lebih rinci untuk berkoordinasi langsung dengan Kapolres Dumai. Langkah ini bertujuan menjaga keakuratan informasi serta memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  110 Anak Indonesia Terjerat Rekrutmen Terorisme Lewat Dunia Digital

Kasus pelaku ganjal ATM lintas provinsi ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada saat bertransaksi di mesin ATM. Aparat kepolisian menegaskan komitmen mereka untuk terus memburu pelaku kejahatan serupa dan memperkuat pengawasan demi menjaga keamanan transaksi perbankan di seluruh wilayah Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *