
Salingka Media – Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) Sumatera Barat bergerak cepat memberikan bantuan kepada korban banjir bandang yang melanda kawasan Lubuk Rayo, Kampung Apa RT 03/RW 04, Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, pada Senin, 1 Desember 2025.
Bantuan berupa paket sembako di antaranya beras, telur, minyak goreng, makanan kaleng serta santunan dalam bentuk amplop diserahkan langsung oleh jajaran pengurus IKTD Sumbar kepada warga yang rumahnya terdampak banjir bandang.
Kawasan Lubuk Rayo dikenal sebagai salah satu titik yang mengalami kerusakan cukup parah akibat galodo dan banjir bandang yang terjadi pada Kamis, 27 November 2025. Bencana tersebut menghancurkan permukiman warga, merusak fasilitas umum, bahkan menelan ratusan korban jiwa.
Sekretaris IKTD, Hardi Sulthani, bersama Ketua Bidang Sosial IKTD Peduli Erwin Saragosa, serta Irwan, Ir. Edison, dan Afrizal Dt. Angso yang juga merupakan Ketua Kenagarian Barulak Tanah Datar, hadir langsung di lokasi untuk menyalurkan bantuan.
“Bantuan yang kami serahkan ini diharapkan mampu meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan pokok pascapasca banjir bandang,” ujar Hardi Sulthani saat penyerahan bantuan.
Salah satu warga penerima bantuan, Luthfi Dt. Majo Nan Panjang (56), perantau asal Kecamatan Barulak Tanah Datar yang sudah lama tinggal di Padang, mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan dari IKTD.
“Rumah tempat kami tinggal selama ini habis tersapu banjir bandang. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ungkapnya.
IKTD menyampaikan bahwa penyaluran bantuan tidak hanya dilakukan di satu titik, tetapi juga akan diteruskan ke beberapa lokasi lain yang terdampak bencana, baik untuk sesama perantau maupun masyarakat umum di Sumatera Barat. Bantuan tersebut merupakan hasil badoncek dari para perantau Tanah Datar, baik yang berada di dalam maupun luar provinsi.
“Ini merupakan amanah dari Ketum IKTD, Bapak H. Fadly Amran, yang saat ini juga menjabat sebagai Wali Kota Padang. Beliau selalu menekankan pentingnya rasa kepedulian terhadap sesama, terutama bagi masyarakat yang sedang tertimpa musibah,” tambah Hardi.





