Global  

Kemenag Desak Kompensasi Penuh Kasus Bus Umrah Terbakar di Madinah

Kemenag Desak Kompensasi Penuh Kasus Bus Umrah Terbakar di Madinah
Kemenag Desak Kompensasi Penuh Kasus Bus Umrah Terbakar di Madinah – Dok. Foto Via Hms INP

Salingka Media – Kantor Urusan Haji Indonesia Kementerian Agama menuntut ganti rugi penuh dan adil terkait insiden bus umrah terbakar di Madinah yang menghanguskan seluruh barang bawaan 24 jemaah asal Indonesia. Insiden tersebut menghancurkan barang-barang pribadi milik seluruh penumpang yang sedang menempuh perjalanan menuju kota Madinah, Arab Saudi. Saat ini, pemerintah Indonesia terus memperjuangkan hak-hak para korban agar menerima kompensasi yang sepadan dari pihak pengelola di Arab Saudi.

Staf Teknis Haji Kementerian Agama, M. Ilham Effendy, memberikan konfirmasi langsung mengenai upaya pemulihan hak jemaah ini di Jakarta pada Sabtu (28/3/2026). Pihak kementerian kini tengah menjalin komunikasi intensif dengan muassasa atau pihak penyedia jasa di Arab Saudi. Langkah ini bertujuan untuk memastikan pemenuhan kompensasi yang layak bagi para jemaah haji maupun umrah yang kehilangan harta benda mereka dalam peristiwa tersebut. Kobaran api yang melalap kendaraan tersebut memang memusnahkan seluruh koper dan barang pribadi milik jemaah tanpa sisa.

Baca Juga :  Tiongkok Bangun Terowongan Bawah Laut Terbesar di Dunia dalam 110 Hari

Peristiwa mencekam ini terjadi pada hari Kamis di jalur darat, sekitar 50 kilometer sebelum memasuki wilayah Madinah. Kejadian berlangsung sesaat setelah armada bus melewati pos pemeriksaan terakhir dari arah Mekah. Pengemudi bus menyadari adanya kerusakan mekanis pada armada yang ia kendarai. Tanpa menunda waktu, sang sopir langsung menghentikan kendaraan dan mengevakuasi seluruh 24 penumpang keluar dari dalam bus. Langkah cepat pengemudi ini berhasil menyelamatkan nyawa seluruh jemaah sebelum si jago merah melalap habis badan kendaraan.

Kantor Haji Indonesia memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Pihak penyelenggara langsung mendatangkan bus pengganti untuk mengangkut para jemaah menuju tujuan awal mereka. Saat ini, seluruh jemaah sudah berada di hotel tempat mereka menginap di Madinah dalam kondisi yang aman. Kementerian Agama juga terus menjalin koordinasi dengan otoritas berwenang di Arab Saudi guna memenuhi segala kebutuhan mendesak para jemaah pasca-insiden tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *