Avanza Hangus Dekat SPBU Bukittinggi Diduga Melangsir BBM, Mesin Pompa Rusak

Avanza Hangus Dekat SPBU Bukittinggi Diduga Melangsir BBM, Mesin Pompa Rusak
Avanza Hangus Dekat SPBU Bukittinggi Diduga Melangsir BBM, Mesin Pompa Rusak – Dok. Hasil tangkapan layar video akun Kaba Bukittinggi

Salingka Media – Sebuah kepanikan besar nyaris saja memicu bencana di kawasan Garegeh, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS), Kota Bukittinggi, pada Senin (15/12). Minibus Toyota Avanza dengan nomor polisi BA 1639 OJ tiba-tiba hangus terbakar hebat. Tragisnya, insiden tersebut terjadi hanya beberapa meter dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Soekarno-Hatta. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB ini langsung memicu respons darurat masif.

Video insiden yang cepat beredar di media sosial menunjukkan kobaran api melahap seluruh badan mobil dengan kecepatan tinggi, menciptakan pemandangan mengerikan tepat di samping fasilitas vital pengisian bahan bakar. Situasi ini langsung membuat warga dan petugas SPBU panik karena khawatir api akan menjalar dan menyebabkan ledakan yang lebih besar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Bukittinggi, Joni Feri, membenarkan kejadian ini. Pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 15.17 WIB, dan waktu respons (kecepatan petugas mencapai lokasi) tercatat sangat cepat, hanya sekitar lima menit. DPKP Bukittinggi langsung mengerahkan Regu Piket Brama ke lokasi kejadian.

Baca Juga :  Curi Handphone di Rumah Sakit, Pelaku Diserahkan Ke Polres Bukittinggi

Joni Feri mengungkapkan bahwa dugaan sementara mengarah pada aktivitas ilegal di dalam kendaraan. “Kami menerima laporan adanya mobil terbakar di SPBU Garegeh. Dugaan sementara, kendaraan tersebut sedang melakukan aktivitas melangsir bahan bakar minyak,” jelas Joni Feri. Pihaknya juga menduga terdapat beberapa bahan yang mudah terbakar di dalam mobil tersebut, yang mempercepat laju api.

Untuk mengendalikan situasi darurat ini, Dinas Pemadam Kebakaran segera mengerahkan kekuatan penuh. Total 35 personel gabungan diterjunkan ke lokasi. Mereka didukung oleh tujuh unit armada pemadam kebakaran milik Kota Bukittinggi, dua unit mobil tangki suplai air, serta dukungan tambahan berupa dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pemerintah Kabupaten Agam.

Baca Juga :  Pencarian Korban Boat Terbalik di Mentawai Berlanjut

Tim fokus utamanya adalah memadamkan api dan mencegah penyebaran api ke area sekitar, khususnya ke fasilitas SPBU. Joni Feri memuji kesigapan tim gabungan yang berhasil mengendalikan api dan mencegah bencana yang lebih besar. “Tugas kami fokus pada pemadaman api dan mengantisipasi agar api tidak menyebar ke area sekitar, terutama SPBU,” tegasnya.

Meskipun petugas berhasil memadamkan kobaran api dan melanjutkannya dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada potensi api susulan, api yang sangat besar tetap menyebabkan kerusakan meluas. Data DPKP mencatat bahwa kebakaran ini tidak hanya menghanguskan total mobil Avanza, tetapi juga merusak dua unit mesin pompa bensin Pertamina dan sebagian plafon SPBU.

Hingga berita ini ditulis, tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden mengerikan tersebut. Aparat berwenang kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Selain itu, mereka juga mendalami dugaan terkait aktivitas melangsir BBM ilegal yang diduga memicu mobil Avanza hangus tersebut. Petugas juga memberikan edukasi keselamatan kepada pihak terkait di lokasi untuk mencegah kejadian serupa terulang. Sementara itu, nilai kerugian material secara keseluruhan akibat mobil yang hangus total dan kerusakan fasilitas SPBU masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *