
Padang, Sumbar, Salingka Media – Mobil Brio terbakar di depan UNP Padang menggegerkan warga dan pengguna jalan pada Selasa sore, 20 Januari 2026. Peristiwa ini terjadi di Jalan Adinegoro, kawasan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, tepat di depan Kampus Universitas Negeri Padang saat lalu lintas padat.
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang menerima laporan kebakaran pada pukul 16.42 WIB. Satu menit kemudian, petugas langsung bergerak dari Pos 3 dan tiba di lokasi pada pukul 16.47 WIB untuk melakukan pemadaman.
Saksi mata di sekitar lokasi mendengar suara benturan keras sebelum api muncul. Tak lama berselang, api menyembur dari bagian depan mobil Honda Brio yang terparkir di pinggir jalan. Kobaran api cepat membesar dan memunculkan asap hitam pekat yang membumbung tinggi.
Kondisi tersebut membuat warga dan pengendara panik. Sejumlah warga sempat mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun api terus membesar sehingga mereka memilih menjauh demi keselamatan.
Petugas pemadam menemukan kejanggalan saat melakukan penanganan. Pemilik kendaraan tidak berada di lokasi saat petugas tiba. Laporan Damkar menyebut pemilik mobil diduga melarikan diri sesaat setelah kebakaran terjadi, sehingga petugas kesulitan menggali informasi awal.
Dalam pemeriksaan di lokasi kejadian, petugas menemukan empat jerigen berisi bensin di dalam mobil. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa kendaraan membawa bahan bakar dalam jumlah besar, sehingga api cepat membesar dan berisiko memicu ledakan.
Meski demikian, aparat belum menyimpulkan penyebab kebakaran. Polisi masih mendalami apakah insiden mobil Brio terbakar di depan UNP Padang ini dipicu kelalaian, kecelakaan, atau faktor lain.
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengerahkan tiga unit armada dengan 40 personel. Petugas melakukan pemadaman dan pendinginan hingga pukul 17.30 WIB. Lokasi yang padat pertokoan, lalu lintas, dan permukiman membuat proses pemadaman berlangsung dengan pengamanan ekstra.
Keberadaan jerigen BBM di dalam mobil meningkatkan risiko api merembet ke bangunan sekitar. Namun, petugas berhasil mengendalikan api sebelum menjalar ke tiga unit toko di sekitar lokasi. Damkar mencatat nilai aset yang berhasil diselamatkan mencapai sekitar Rp500 juta.
Kebakaran tersebut merusak satu unit mobil secara parah dengan luas area terbakar sekitar 4 x 4 meter persegi. Pihak terkait memperkirakan kerugian materi mencapai kurang lebih Rp100 juta.
Insiden mobil Brio terbakar di depan UNP Padang ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Tidak ada warga yang mengungsi, dan petugas gabungan Damkar serta kepolisian menguasai situasi sepenuhnya.
Selama proses pemadaman dan evakuasi, arus lalu lintas di Jalan Adinegoro sempat tersendat. Banyak pengendara memperlambat kendaraan untuk melihat kejadian, sehingga antrean muncul di kedua arah. Polisi langsung mengatur lalu lintas dan mengamankan area demi keselamatan pengguna jalan.
Hingga saat ini, polisi bersama instansi terkait masih melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran serta menelusuri identitas pemilik kendaraan.
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengingatkan masyarakat agar tidak membawa bahan bakar dalam jumlah besar menggunakan kendaraan pribadi tanpa pengamanan sesuai standar karena berisiko tinggi memicu kebakaran dan membahayakan keselamatan umum.
Masyarakat dapat segera menghubungi Call Center Padang Sigap 112 atau Damkar 113 apabila menemukan potensi kebakaran atau situasi darurat lainnya.





