
Dharmasraya, Salingka Media – Penemuan mayat membusuk di pos ronda Dharmasraya menggegerkan warga Jorong Sialang Gaung, Nagari Gunung Selasih, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Rabu (14/1) sekitar pukul 10.30 WIB. Warga menemukan sesosok mayat laki-laki dalam kondisi membusuk di dalam pos ronda dan tidak satu pun mengenali identitas korban.
Warga sekitar langsung mendatangi lokasi setelah kabar tersebut menyebar. Tidak ada kartu identitas atau tanda pengenal yang menempel pada tubuh korban maupun berada di sekitar lokasi penemuan. Warga kemudian melaporkan kejadian itu ke Polres Dharmasraya agar pihak kepolisian segera menangani situasi tersebut.
Kapolres Dharmasraya AKBP Kartayana Widyarso Wardoyo Putro melalui Kasat Reskrim Polres Dharmasraya, Iptu Evi Hendri, membenarkan penemuan mayat membusuk di pos ronda Dharmasraya tersebut. Ia menyebut kondisi tubuh korban menunjukkan pembusukan yang menandakan korban meninggal beberapa hari sebelum ditemukan.
Setelah menerima laporan warga, tim kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi kemudian mengevakuasi jasad korban ke fasilitas kesehatan guna pemeriksaan lanjutan sekaligus menyelidiki identitas dan penyebab kematian.
Hasil pemeriksaan luar pada tubuh korban tidak menemukan tanda kekerasan atau luka aniaya. Keterangan para saksi di lokasi juga mengarah pada dugaan bahwa korban merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Iptu Evi menjelaskan, penyelidikan di lokasi tidak menemukan satu pun dokumen atau barang yang dapat mengungkap identitas korban. Polisi menyimpulkan korban sebagai ODGJ berdasarkan hasil identifikasi awal dan keterangan saksi di sekitar lokasi.
Kronologi penemuan mayat membusuk di pos ronda Dharmasraya bermula saat seorang saksi bernama Dila Sintya berjalan kaki untuk berangkat mengajar ke SMP Negeri 05 Pulau Punjung. Saat melintasi pos ronda, saksi melihat sesosok tubuh laki-laki tergeletak dalam kondisi tidak bernyawa.
Dila Sintya segera menghubungi rekannya, Dian Febrina. Keduanya kemudian memberi tahu warga setempat, wali nagari, dan kepala jorong. Kepala Jorong Sialang langsung menyampaikan laporan tersebut kepada Polsek Pulau Punjung.
Menerima informasi tersebut, Kapolsek Pulau Punjung bersama personel kepolisian dan tim identifikasi Polres Dharmasraya langsung mendatangi lokasi untuk penanganan lebih lanjut. Polisi memastikan proses identifikasi berjalan sesuai prosedur.
Setelah proses identifikasi selesai, polisi membawa jasad korban ke Puskesmas Sialang untuk penanganan lanjutan. Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan pemerintah nagari dan Dinas Sosial Kabupaten Dharmasraya terkait penanganan jenazah.
Hasil koordinasi tersebut menghasilkan keputusan untuk memakamkan korban di Pemakaman Umum Jorong Sialang. Polisi memastikan proses pemakaman berjalan dengan layak meski identitas korban belum diketahui.





